Dili, 17 Juli 2026 – Pendidikan kembali menjadi jembatan yang mempererat hubungan Indonesia dan Timor-Leste. Semangat tersebut tercermin dalam penyelenggaraan kegiatan “Strengthening Cross-Border Collaboration in Education, Research, and Community Engagement between the Republic of Indonesia and the Democratic Republic of Timor-Leste” di Dili Institute of Technology (DIT), Jumat (17/7).
Kegiatan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) dan DIT yang disaksikan oleh Wakil Perdana Menteri II Timor-Leste. Penyerahan cinderamata turut menjadi simbol persahabatan yang terus dibangun antara kedua institusi.
Dalam sambutannya, Wakil Perdana Menteri Timor-Leste mengingatkan bahwa Indonesia dan Timor-Leste memiliki hubungan yang sangat dekat karena berbagi satu pulau yang sama. Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk membangun masa depan bersama melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama di lingkungan ASEAN, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan seperti peningkatan kualitas nutrisi dan penurunan angka stunting. Menurutnya, kolaborasi akademik akan menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat kedua negara.
Pesan inspiratif juga disampaikan kepada generasi muda yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Sebagai pemuda, harus mencintai tantangan, karena dari situlah karakter dibentuk,” ujarnya.
Forum ilmiah yang mengikuti penandatanganan MoA menghadirkan para akademisi dari SPs UGM dan DIT yang mempresentasikan berbagai hasil penelitian. Diskusi berlangsung dinamis dengan saling bertukar pandangan mengenai peluang kolaborasi riset, pengembangan pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran mahasiswa dari UGM dan DIT semakin memperkuat semangat kolaborasi lintas negara. Melalui interaksi akademik tersebut, diharapkan lahir berbagai inisiatif bersama yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia, Timor-Leste, dan kawasan ASEAN.
Penulis: Sri Pangesti Tuhu




