Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) mengukuhkan sebanyak 136 wisudawan dalam prosesi wisuda yang diselenggarakan pada 22–23 April 2026. Para lulusan tersebut terdiri dari 109 wisudawan program magister dan 27 wisudawan program doktor, yang telah berhasil menyelesaikan studi pada berbagai bidang keilmuan multidisiplin.
Capaian akademik yang membanggakan juga tercermin dari perolehan predikat pujian (cumlaude), yang diraih oleh 68 lulusan program magister dan 4 lulusan program doktor. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan mampu mempertahankan standar akademik yang tinggi selama masa studi.
Tidak hanya dari sisi jumlah, para wisudawan juga mencatatkan berbagai capaian menarik yang mencerminkan keragaman profil lulusan. Pada kategori lulusan tercepat, Syahara Listyawan berhasil menyelesaikan studi Magister Teknik Biomedis dalam waktu 1 tahun 5 bulan 18 hari, sementara Yusdiyen Hadinata menyelesaikan program doktor dalam waktu 3 tahun 1 bulan 4 hari.
Dari sisi usia, variasi latar belakang wisudawan juga terlihat jelas. Pada program magister, lulusan termuda adalah Agrit Kirana Bunda dengan usia 23 tahun, sementara lulusan dengan usia paling senior adalah Annisa Ullya Rasyida yang berusia 49 tahun. Sementara itu pada jenjang doktor, lulusan termuda adalah Muhammad Zakiy dengan usia 34 tahun, dan lulusan dengan usia paling senior adalah Tonda Priyanto dengan usia 62 tahun.
Prestasi akademik tertinggi juga diraih oleh sejumlah wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,0. Pada jenjang doktor, capaian tersebut diraih oleh Yusdiyen Hadinata, sementara pada jenjang magister diraih oleh Berliana Haza Fatikah. Selain itu, beberapa lulusan doktor lainnya juga berhasil mencapai IPK 4,0, menunjukkan konsistensi performa akademik yang sangat tinggi.
Beragam capaian tersebut mencerminkan bahwa lulusan Sekolah Pascasarjana UGM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang beragam—baik dari sisi usia, kecepatan studi, maupun latar belakang keilmuan. Hal ini menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lulusan yang adaptif dan mampu berkontribusi dalam berbagai sektor.
Momentum wisuda ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan dalam menandai keberhasilan akademik sekaligus awal perjalanan baru di dunia profesional. Para wisudawan diharapkan mampu membawa nilai-nilai keilmuan, integritas, dan kebermanfaatan dalam setiap peran yang dijalankan, baik sebagai akademisi, peneliti, praktisi, maupun pengambil kebijakan.
Sebagai bagian dari alumni UGM, para lulusan Sekolah Pascasarjana diharapkan dapat terus menjaga jejaring dan kolaborasi, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat. Dengan bekal kompetensi yang dimiliki, para wisudawan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang adaptif terhadap dinamika global.
Penulis: Burhanul Aqil











