Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kampus inklusif melalui penyelenggaraan Pelatihan Layanan Disabilitas pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini terlaksana bekerja sama dengan Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM dan berlangsung di Auditorium Lantai 5, Gedung Unit 1 SPs UGM.
Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kependidikan, dosen, dan mahasiswa di lingkungan SPs UGM. Kegiatan dirancang tidak hanya dalam bentuk penyampaian materi di kelas, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung guna memperkuat pemahaman peserta.
Dalam kerangka besar kebijakan nasional, upaya ini sejalan dengan amanat berbagai regulasi seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta kebijakan pendidikan tinggi yang mendorong layanan inklusif. Sebagai bagian dari UGM, SPs berupaya memastikan bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses setara terhadap pendidikan berkualitas.
Selama ini, SPs UGM telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti toilet ramah difabel, ramp aksesibilitas, hingga layanan kursi roda. Namun demikian, aspek fisik saja dinilai belum cukup. Dukungan dari sumber daya manusia baik tenaga kependidikan, dosen, maupun mahasiswa menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan bermartabat.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari tim ULD UGM, termasuk Wuri Handayani selaku Ketua Unit Layanan Disabilitas UGM. Para peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai konsep dan ragam disabilitas, prinsip kampus inklusif, hingga standar pelayanan prima bagi penyandang disabilitas. Selain itu, peserta juga dilatih untuk menerapkan etika komunikasi yang tepat, menghargai perbedaan, serta menghindari stigma dalam interaksi sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif (disability awareness) di lingkungan kampus. Diharapkan, seluruh sivitas akademika mampu berperan aktif dalam menghadirkan ruang pendidikan yang setara, aksesibel, dan berkelanjutan.
Dengan semangat inklusivitas yang terus diperkuat, SPs UGM berupaya mewujudkan nilai-nilai kampus yang merakyat, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya pendidikan tinggi yang adil bagi semua kalangan.
Penulis Arfikah Istari



