• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Kolaborasi UGM dan RKD Pinilih: Menata Manajemen untuk Layanan Difabel yang Berkelanjutan

Kolaborasi UGM dan RKD Pinilih: Menata Manajemen untuk Layanan Difabel yang Berkelanjutan

  • Berita
  • 22 Juni 2026, 14.53
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Yogyakarta – Program Studi Magister Teknik Biomedis (Biomedical Engineering/BME) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Lokakarya Pengembangan Manajemen dan Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) bagi Rumah Kebugaran Difabel (RKD) Pinilih Sedayu, Bantul, pada Jumat (12/6/2026) di Ruang Sidang A Lantai 5 Gedung Sekolah Pascasarjana UGM.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Magister Teknik Biomedis UGM tahun 2026. Lokakarya bertujuan memperkuat kapasitas pengelola RKD Pinilih dalam menyusun rencana pengembangan organisasi dan SOP yang efektif guna mendukung tata kelola layanan yang profesional, berkualitas, dan berkelanjutan.

Sebanyak 11 staf RKD Pinilih mengikuti kegiatan ini bersama dosen dan mahasiswa anggota tim Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Magister Teknik Biomedis UGM dengan koordinator Dr. drg. Anne Handrini Dewi, M.Kes. Mahasiswa yang terlibat adalah mahasiswa Magister Teknik Biomedis Sekolah Pascasarjana UGM didukung oleh mahasiswa Magister Ilmu Biomedis FKKMK UGM.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Magister Teknik Biomedis Sekolah Pascasarjana UGM, Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. – DTMI, yang memaparkan perjalanan kerja sama antara Prodi Magister Teknik Biomedis UGM dan RKD Pinilih yang telah terjalin selama empat tahun terakhir. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan layanan kesehatan dan kebugaran yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Sesi diskusi diawali dengan pemaparan Ketua Yayasan Pinilih, Maria Tri Suhartini, S.E. atau yang lebih akrab disapa sebagai ibu Tri, mengenai profil, capaian, serta perkembangan layanan yang telah dijalankan RKD Pinilih. Melalui dokumentasi kegiatan yang ditampilkan, terlihat semangat para penyandang disabilitas beserta keluarga mereka dalam mengembangkan layanan kebugaran yang inklusif dan mudah diakses.

Paparan tersebut kemudian diperkaya oleh Dr. M. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D. dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM. Dalam kesempatan itu, ia mengusulkan konsep “Visi 2035” bagi RKD Pinilih sebagai arah pengembangan organisasi di masa depan.

Lutfan memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan yang telah dilakukan RKD Pinilih. Menurutnya, kerja sama yang selama ini terjalin dengan UGM berpotensi menjadikan RKD Pinilih sebagai laboratorium pembelajaran, pelatihan, dan penelitian bagi sivitas akademika UGM, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga bidang lain seperti psikologi, hukum, dan ilmu sosial.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi lintas program studi dan institusi untuk memperluas dampak pemberdayaan masyarakat. Melalui sesi diskusi, teridentifikasi sejumlah peluang kerja sama, salah satunya pengembangan sistem informasi untuk mendukung pencatatan dan pengelolaan data penyandang disabilitas secara lebih terintegrasi.

“Paparan mengenai Visi 2035 yang disampaikan oleh Dr. Lutfan sangat menginspirasi kami. Kami menjadi semakin yakin bahwa Rumah Kebugaran Difabel Pinilih dapat berkembang lebih jauh sebagai pusat layanan dan pemberdayaan yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan. Gagasan tersebut membuka cara pandang baru bagi kami dalam menata arah pengembangan RKD Pinilih ke depan,” ujar ibu Tri.

Pada sesi berikutnya, dr. Rina Susilowati Ph.D. dari FK-KMK UGM menyampaikan materi mengenai penyusunan SOP sebagai instrumen penting dalam menjaga kualitas dan konsistensi layanan organisasi. Melalui pelatihan tersebut, peserta diajak memahami konsep dasar SOP, melakukan analisis kebutuhan SOP, menyusun dokumen SOP sesuai kebutuhan organisasi, serta menerapkan sistem pengendalian dokumen secara efektif.

Dalam pemaparannya, Rina menjelaskan bahwa SOP berperan penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan pekerjaan, meningkatkan efisiensi melalui alur kerja yang jelas, serta menjadi sarana pembelajaran bagi personel baru. Selain itu, SOP juga mendukung keberlanjutan organisasi saat terjadi pergantian personel, meningkatkan transparansi proses kerja, serta memudahkan pelaksanaan audit dan evaluasi.

“Pekerjaan yang baik harus dapat diulang dengan cara yang sama pada waktu yang berbeda atau oleh orang yang berbeda,” ujar Rina saat menjelaskan pentingnya standar dalam pelaksanaan pekerjaan.

Antusiasme staf RKD Pinilih juga tampak selama kegiatan berlangsung. Salah satu staf menyampaikan, “Pendampingan ini sangat bermanfaat bagi kami karena membantu melihat kembali alur pelayanan secara lebih sistematis. Bersama tim, kami berencana merevisi lima naskah rancangan SOP dalam waktu dekat sehingga menjadi lebih jelas dan sesuai dengan kebutuhan layanan di RKD Pinilih.”

Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai peserta lokakarya. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada proses penguatan manajemen dan penyusunan SOP layanan inklusif bagi difabel, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan analitis, komunikasi, serta kolaborasi lintas disiplin yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Teknik Biomedis Sekolah Pascasarjana UGM berupaya mendukung penguatan tata kelola layanan di RKD Pinilih sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan dan kebugaran yang inklusif, berkualitas, serta berkelanjutan.

Penulis : Arni W

Editor : dr. Rina Susilowati, Ph.D.

Tags: SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 5: Kesetaraan Gender

Recent Posts

  • Mini Graduate Student Conference ke-7: Perkuat Dialog Lintas Agama melalui Pengalaman Sehari-hari dan Ruang Pertemuan Informal
  • Mahasiswa Program Studi Doktor Inter-Religious Studies SPs UGM Laksanakan Field Trip “History of Religions” untuk Memperkuat Pemahaman Keragaman Agama dan Warisan Sejarah Indonesia
  • SPs UGM Lestarikan Budaya Melalui Karawitan
  • CRCS Sekolah Pascasarjana UGM Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penguatan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan
  • Mahasiswa Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan UGM Pelajari Kepemimpinan Berbasis Budaya di Puro Pakualaman
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju