• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • CRCS Sekolah Pascasarjana UGM Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penguatan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

CRCS Sekolah Pascasarjana UGM Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penguatan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

  • Berita
  • 23 Juni 2026, 11.27
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Program Studi Magister Agama dan Lintas Budaya atau Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Magister Hukum Litigasi Fakultas Hukum UGM dan Klinik Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Yogyakarta menyelenggarakan Lokakarya Penguatan Pemahaman Interseksionalitas Hak Asasi Manusia dalam Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) di Auditorium Gedung B Fakultas Hukum UGM, Rabu (10/6).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangkaian program Institusionalisasi Klinik Edukasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Kolaboratif Yogyakarta yang bertujuan memperkuat sinergi antara akademisi, aparat penegak hukum, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas rentan dalam mendorong pemenuhan hak-hak warga negara secara inklusif.

Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., pada kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana UGM, Dr. techn. Khabib Mustofa, S.Si., M.Kom., yang menyampaikan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai ruang dialog dan pengembangan pengetahuan yang dapat berkontribusi dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial kemasyarakatan, termasuk isu kebebasan beragama atau berkeyakinan.

Kegiatan lokakarya menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi yang memiliki perhatian pada isu HAM dan KBB. Sesi pertama mengangkat tema KBB, HAM, dan Masyarakat dengan narasumber Dr. Zainal Abidin Bagir, yang membahas posisi kebebasan beragama atau berkeyakinan dalam kerangka hak asasi manusia serta dinamika implementasinya di Indonesia. Sesi berikutnya mendiskusikan isu interseksionalitas dalam KBB, termasuk kaitannya dengan gender, hak anak, disabilitas, serta akses terhadap keadilan.

Selain memperkuat pemahaman konseptual mengenai KBB, lokakarya juga menjadi forum diskusi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman dalam penanganan kasus, pencegahan pelanggaran, dan penyusunan strategi kolaboratif yang lebih efektif. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari instansi pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas yang selama ini terlibat dalam advokasi dan pemajuan hak-hak kebebasan beragama atau berkeyakinan.

Ketua Program Studi Magister Agama dan Lintas Budaya (CRCS) UGM, Dr. M. Iqbal Ahnaf, menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan bagian dari upaya membangun model kerja kolaboratif yang terstruktur dan berkelanjutan melalui Klinik KBB Yogyakarta. Melalui rangkaian kegiatan yang akan berlangsung sepanjang Juni hingga Juli 2026, para peserta diharapkan dapat menyusun pedoman kerja bersama yang mendukung penanganan kasus, advokasi kebijakan, serta pendidikan publik terkait isu KBB.

Melalui penyelenggaraan lokakarya ini, Sekolah Pascasarjana UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan kolaborasi lintas sektor guna mendukung terciptanya masyarakat yang inklusif, menghormati keberagaman, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Penulis: Asti Rahmaningrum

Tags: SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 5: Kesetaraan Gender

Recent Posts

  • Mini Graduate Student Conference ke-7: Perkuat Dialog Lintas Agama melalui Pengalaman Sehari-hari dan Ruang Pertemuan Informal
  • Mahasiswa Program Studi Doktor Inter-Religious Studies SPs UGM Laksanakan Field Trip “History of Religions” untuk Memperkuat Pemahaman Keragaman Agama dan Warisan Sejarah Indonesia
  • SPs UGM Lestarikan Budaya Melalui Karawitan
  • CRCS Sekolah Pascasarjana UGM Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penguatan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan
  • Mahasiswa Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan UGM Pelajari Kepemimpinan Berbasis Budaya di Puro Pakualaman
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju