Rangkaian peringatan Dies Natalis ke-43 Sekolah Pascasarjana (SPS) UGM pada Jumat, 11 September 2026 dengan tema “Resiliensi Menuju Indonesia Emas Berkelanjutan: Gemilang Transdisiplin“ resmi dimulai sebagai momentum strategis untuk merefleksikan perjalanan panjang institusi dalam kancah pendidikan tinggi. Perayaan ini bertujuan untuk memperkuat tali persaudaraan antar civitas sekolah sekaligus memantapkan komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Dalam acara ini juga disampaikan apresiasi atas dukungan dan dedikasi seluruh pihak mulai dari jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para mitra strategis yang telah bahu-membahu menjaga marwah dan keberlangsungan institusi ini.
Pembukaan acara Dies Natalis ke-43 dimulai dengan agenda senam bersama seluruh sivitas akademika Sekolah Pascasarjana. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Dicky Sofjan, M.A., MPP., Ph.D., selaku ketua panitia pelaksana. Beliau menyampaikan capaian-capaian besar yang sudah digapai oleh Sekolah Pascasarjana, berkat kerja sama dan kolaborasi dari semua prodi, dosen, tenaga kependidikan, dan staf yang ada di Akademik Sekolah Pascasarjana UGM. Serangkaian kegiatan Dies Natalis ke-43 akan dilaksanakan dalam beberapa minggu ke depan, di antaranya three-minute thesis, lomba karaoke keluarga, ambassadorial roundtable, public talk, counseling booth, dan lain sebagainya.
Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., selaku dekan Sekolah Pascasarjana, dalam sambutannya juga menyampaikan, “Tema Dies Natalis ke-43 ini mengingatkan kita bahwa untuk menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, kita tidak cukup hanya mampu bertahan, tapi juga harus mampu beradaptasi, berinovasi, berkolaborasi lintas disiplin dengan berbagai pihak. Sebagai bagian dari Universitas Gadjah Mada, Sekolah Pascasarjana memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan kolaborasi untuk menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa”, sambutannya.
Perayaan kali ini juga dilakukan dengan pelepasan simbolis ikan koi ke danau Sekolah Pascasarjana UGM oleh dekan dan jajarannya. Melalui pelepasan koi ini, Dies Natalis Sekolah Pascasarjana UGM mengukuhkan komitmennya untuk terus melahirkan pemikiran dan inovasi yang berkelanjutan. Spirit ikan koi yang menyatu dalam keharmonisan kolam menjadi pijakan nyata bagi kampus dalam mengawal peradaban, menenun daya tahan bangsa, dan mengantarkan Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas yang gemilang.
Maka agenda ini menjadi refleksi kita bersama, bahwa perayaan Dies Natalis ke-43 Sekolah Pascasarjana ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan internal melalui berbagai lomba akademis dan kekeluargaan, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi nyata sektor pendidikan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam perwujudan pengabdian serta pengembangan pembangunan di masyarakat.
Penulis: Nadia Fadlillah D.
Editor: Sri Pangesti Tuhu



