Kehebatan sebuah riset akademik tidak hanya diuji melalui analisis data di kampus, tetapi juga ketekunan mematuhi prosedur birokrasi di lapangan. Hal ini dibuktikan langsung oleh akademisi senior Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si., yang memimpin langsung persiapan riset lapangan di wilayah Kabupaten Magelang pada tanggal 16 hingga 17 September 2026.
Rombongan dari Program Studi Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) yang dikawal langsung oleh Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si. berdiskusi dan diterima dengan hangat oleh Sekretaris Kecamatan Kaliangkrik. Pertemuan tatap muka ini menjadi wujud etika akademik dalam meminta izin dan arahan kepada pemangku wilayah setempat sebelum menerjunkan mahasiswa untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Selama dua hari pelaksanaan kegiatan tersebut, persiapan di lapangan nyatanya tidak berhenti pada kunjungan ke tingkat kecamatan. Berdasarkan catatan agenda tim, terdapat empat tahapan krusial yang harus diselesaikan sebagai fondasi riset yang sah. Langkah pertama dan paling fundamental adalah pengurusan izin ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Setelah izin prinsip dari Kesbangpol dikantongi, tim langsung bergerak cepat mengurus izin spesifik untuk pengambilan data dan persetujuan wawancara responden ke berbagai instansi terkait. Salah satu lembaga vital yang menjadi fokus koordinasi tim adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang.
Di sela-sela maraton perizinan birokrasi tersebut, tim juga harus menuntaskan pekerjaan lapangan lainnya secara paralel. Mereka dituntut untuk secara cermat menentukan titik lokasi spesifik yang paling relevan dengan topik riset, sekaligus bergerilya mencari akomodasi yang memadai sebagai basecamp selama kegiatan penelitian berlangsung.
Kehadiran langsung Prof. Sri Rum Giyarsih di Kaliangkrik untuk mengawal tahap demi tahap persiapan ini memberikan teladan nyata bagi para peneliti muda. Proses panjang birokrasi ini membuktikan bahwa riset yang kredibel dan berdampak selalu dibangun di atas kepatuhan administratif dan persiapan lapangan yang matang. Dengan fondasi perizinan yang kuat, publik kini menanti kontribusi dan temuan akademik yang bermanfaat dari lereng Kaliangkrik.
Penulis: Feri Fahrian Maulana




