• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Prodi Ketahanan Nasional UGM Hadiri Seminar Integratif Taruna Akademi TNI dalam PIKTAR XXVIII Tahun 2026

Prodi Ketahanan Nasional UGM Hadiri Seminar Integratif Taruna Akademi TNI dalam PIKTAR XXVIII Tahun 2026

  • Berita
  • 2 November 2026, 11.39
  • Oleh: davidakbarhasyemirafsanjani
  • 0

Yogyakarta, 22 Oktober 2026 — Program Studi Ketahanan Nasional Universitas Gadjah Mada menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sinergitas lintas instansi melalui keikutsertaan Kaprodi Ketahanan Nasional dalam agenda strategis Seminar Integratif Taruna Akademi TNI pada Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna (Piktar) XXVIII Tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta dengan mengusung tema besar “Future Military Leadership 2045: Membangun Karakter, Etika, dan Profesionalisme Kader Pimpinan TNI Masa Depan di Era Digital”. Kehadiran perwakilan pimpinan program studi pascasarjana UGM ini merupakan bentuk dukungan aktif dunia akademik terhadap pengembangan kualitas kepemimpinan militer yang adaptif dan berintegritas tinggi.

Pelaksanaan seminar integratif ini dilatarbelakangi oleh tantangan zaman menjelang satu abad kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045, di mana lanskap keamanan global mengalami perubahan radikal akibat konvergensi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Perkembangan teknologi militer seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), sistem otonom, dan platform digital menuntut para calon perwira TNI untuk tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara etika. Dalam forum tersebut, dibahas pula pentingnya reaktualisasi tiga pola dasar pendidikan Taruna yaitu Tanggap, Tanggon, dan Trengginas sebagai fondasi karakter yang kokoh. Sinergi antara kecerdasan intelektual, ketangguhan kepribadian, dan kesamaptaan jasmani dinilai mutlak diperlukan untuk menghindari risiko penyalahgunaan kewenangan di era digital.

Agenda utama seminar ini terbagi kedalam tiga sesi panel diskusi komprehensif yang membedah berbagai dimensi krusial kepemimpinan masa depan. Panel pertama mengupas tuntas isu Etika Algoritma dan Tanggung Jawab Komando, Human Judgment in the Age of AI, yang turut menghadirkan perwakilan akademisi UGM sebagai narasumber ahli. Panel kedua berfokus pada reaktualisasi nilai Tanggap, Tanggon, dan Trengginas dalam menghadapi perang kognitif dan asimetris. Sementara itu, panel ketiga mendiskusikan secara mendalam tentang Moral Courage dan Akuntabilitas Profesional Perwira TNI yang berlandaskan pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan seminar ini, Program Studi Ketahanan Nasional UGM dan pihak Akademi TNI berkomitmen penuh untuk mendorong lahirnya naskah rekomendasi strategis serta policy brief bagi pimpinan TNI. Langkah kolaboratif tersebut selaras dengan pencapaian pilar-pilar penting dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan budaya belajar sepanjang hayat dan pengembangan kurikulum institusi pendidikan. Kedua, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kapasitas profesional sumber daya manusia pertahanan. Ketiga, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penciptaan institusi pertahanan yang transparan dan akuntabel. Keempat, SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi erat antara perguruan tinggi dan institusi militer demi mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Penulis: Berlian Belasuni

 

Tags: SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8. Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Recent Posts

  • Sekolah Pascasarjana UGM Perkuat Internasionalisasi Akademik melalui Kuliah Tamu Pakar Baylor University
  • SPs UGM Bangga, Mahasiswa PKP Berani Bawa Gagasan Penelitian ke Forum Akademik Jepang
  • Bola Kecil, Semangat Besar: Lomba Tenis Meja Meriahkan Dies Natalis ke-43
  • Kader Posbindu SPs UGM Turut Dukung Layanan Posbindu Pusat, Hadirkan Layanan Totok Punggung
  • Dari Meja Makan untuk Lingkungan: SPs UGM Biasakan Bersih dan Pilah Sampah Secara Mandiri di Kantin
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju