Yogyakarta, 20 Agustus 2026 — Menyambut bergulirnya kegiatan akademik semester gasal Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) terus mematangkan berbagai persiapan administratif. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan “Workshop Pendampingan Finalisasi Pengisian Kurikulum 2026” yang melibatkan seluruh elemen pendukung akademik fakultas. Kegiatan strategis ini dilangsungkan secara luring pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di Ruang Auditorium Lantai 5, Gedung Unit 1 SPs UGM. Program pendampingan ini diinisiasi secara khusus untuk memastikan kesiapan, keakuratan, dan validitas data kurikulum sebelum mahasiswa memulai masa pengisian Kartu Rencana Studi (KRS).
Acara ini dibuka secara resmi melalui sambutan dan arahan dari Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama SPs UGM, Prof. Dr. Ir. Widyanto Dwi Nugroho, S.Hut., M.Agr. Guna menjaga standar tata kelola yang sistematis, SPs UGM turut menggandeng perwakilan dari Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM sebagai narasumber utama. Pihak DPP UGM memberikan paparan teknis yang komprehensif mengenai tata cara pengaturan dan integrasi kurikulum baru ke dalam sistem informasi akademik. Selanjutnya, para pengelola program studi mendapatkan pendampingan langsung untuk menginput draf dokumen kurikulum, yang mencakup kode, nama mata kuliah, dan besaran SKS ke dalam portal SIMASTER.
Selain berfokus pada kelengkapan kurikulum, workshop yang berlangsung padat hingga siang hari ini juga dimanfaatkan sebagai wadah konsolidasi data kelembagaan secara menyeluruh. Sesi diskusi diperluas untuk membahas berbagai agenda administratif krusial, seperti pembaruan data pemantauan kemajuan studi mahasiswa magister dan doktor. Para peserta juga diinstruksikan untuk mengevaluasi progres pengisian tracer study serta melakukan pencermatan validitas informasi publik pada situs web masing-masing program studi. Lebih jauh lagi, sinkronisasi data jumlah mahasiswa aktif dan estimasi yudisium lulusan juga dilakukan sebagai landasan utama penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT).
Melalui pendampingan terpadu yang menjunjung semangat kemitraan antarunit (SDG 17) ini, pimpinan fakultas berharap kualitas tata kelola layanan akademik SPs UGM menjadi semakin presisi dan adaptif. Optimalisasi infrastruktur digital melalui SIMASTER merupakan wujud inovasi berkelanjutan (SDG 9) sekaligus cerminan komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan bermutu tinggi (SDG 4). Lebih lanjut, evaluasi pelacakan lulusan yang dilakukan juga bertujuan untuk memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja (SDG 8). Pada akhirnya, penguatan basis data kelembagaan yang komprehensif ini akan sangat mendukung terbangunnya institusi pendidikan yang tangguh, tepercaya, dan bertaraf global (SDG 16).
Penulis: Berlian Belasuni


