• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Wednesday Forum CRCS UGM Bahas Peran Perempuan dalam Sasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Wednesday Forum CRCS UGM Bahas Peran Perempuan dalam Sasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

  • Berita
  • 8 Juni 2026, 10.32
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Program Studi Agama dan Lintas Budaya atau Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menyelenggarakan Wednesday Forum pada Rabu (13/5) di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM Unit 1. Pada kesempatan ini, forum menghadirkan Sari Oktafiana, peneliti dan konsultan independen yang memiliki fokus pada isu Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), pendidikan, perubahan iklim, dan energi terbarukan.

Dalam presentasinya yang berjudul “Sasi, Women’s Agency and Climate Change Mitigation in the Bird’s Head Seascape (Misool Island), Southwest Papua”, Sari memaparkan hasil penelitian mengenai praktik sasi sebagai sistem tata kelola sumber daya laut berbasis adat di Pulau Misool, Papua Barat Daya. Penelitian ini menyoroti peran perempuan dalam pengelolaan sasi serta kontribusinya terhadap upaya mitigasi perubahan iklim dan penguatan ketahanan masyarakat pesisir.

Melalui penelitian kualitatif yang dilakukan di Desa Aduwei dan Kapatcol, Sari menemukan bahwa kelompok perempuan seperti Waifuna dan Joom Jak berperan aktif dalam pengelolaan sumber daya laut berbasis adat. Selain mengatur akses terhadap wilayah laut, kelompok-kelompok tersebut turut memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Menurut Sari, perempuan di Misool mampu menjalankan peran strategis meskipun berada dalam struktur sosial adat yang masih didominasi laki-laki. “Perempuan di Misool bukan sekadar penerima dampak perubahan iklim, tetapi juga aktor penting yang secara aktif berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan memperkuat resiliensi masyarakat melalui praktik sasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan perempuan dalam tata kelola sasi menunjukkan bagaimana pengetahuan lokal dan aksi kolektif masyarakat dapat menjadi bagian penting dari strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Temuan tersebut juga memperlihatkan bahwa praktik adat tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme konservasi lingkungan, tetapi juga menjadi ruang bagi perempuan untuk memperluas partisipasi dan peran kepemimpinannya dalam komunitas.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi mahasiswa, dosen, peneliti, dan masyarakat umum. Berbagai pertanyaan mengemuka mengenai hubungan antara kearifan lokal, tata kelola sumber daya alam, dan tantangan perubahan iklim di kawasan pesisir.

Melalui Wednesday Forum, CRCS UGM terus menghadirkan ruang dialog akademik untuk mendiskusikan isu-isu sosial, budaya, lingkungan, dan keagamaan yang relevan dengan tantangan masyarakat kontemporer.

Penulis: Asti Rahmaningrum

Tags: SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 14: menjaga ekosistem laut SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 5: Kesetaraan Gender

Recent Posts

  • Wednesday Forum CRCS UGM Bahas Pemaknaan Borobudur melalui Pendekatan Komprehensif
  • Wednesday Forum CRCS UGM Bahas Peran Perempuan dalam Sasi dan Mitigasi Perubahan Iklim
  • SPs UGM Terima Kunjungan BRIDA Kabupaten Muara Enim, Bahas Peluang Kerja Sama Pengembangan Mining Tourism
  • Pergelaran “Taru Atutur”: Perayaan Dies Natalis PSPSR UGM ke-35
  • Gelar Wicara Bahas Integrasi Layanan Spiritual, Psikologis, dan Medis dalam Pendekatan Kesehatan Mental Holistik
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju