Yogyakarta, 4 Juli 2026 — Program Studi Magister Bioteknologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) menyelenggarakan kegiatan akademik Biotech Student Camp 2026 pada Kamis, 2 Juli 2026. Bertempat di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, kegiatan tahunan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa magister angkatan 2024. Forum ilmiah ini mewajibkan pesertanya untuk mempresentasikan progres penelitian mereka secara penuh dalam bahasa Inggris. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya konkret program studi dalam mendukung percepatan penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengukur sejauh mana kemajuan riset yang telah mereka capai.
Mengusung tema “Research Catalyst: Create Insight, Reframe the Future,” acara ini menghadirkan presentasi dari mahasiswa magister yang belum menempuh ujian tesis. Sesi presentasi tersebut terbagi secara sistematis ke dalam tujuh panel utama. Ketujuh panel ini mencakup area kepakaran yang spesifik, yaitu kluster Pertanian, Kesehatan, Industri, dan Lingkungan. Diskusi interaktif di setiap sesinya dipandu langsung oleh moderator dari kalangan mahasiswa yang telah lulus ujian tesis. Keterlibatan aktif ini dinilai sukses menciptakan atmosfer akademik yang kolaboratif dan partisipatif. Dalam setiap presentasi, mahasiswa tidak hanya memaparkan capaian riset, tetapi juga diuji untuk menjawab pertanyaan serta merespons masukan yang menstimulasi daya kritis.
Lebih dari sekadar ajang monitoring dan evaluasi, kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini dirancang sebagai ruang belajar kolektif. Puluhan mahasiswa magister tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Pada penghujung sesi, panitia mengadakan pemungutan suara untuk memilih para peserta dengan penampilan terbaik. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan argumentasi dan penyampaian ide, forum ini memberikan penghargaan bagi beberapa kategori bergengsi. Kategori tersebut meliputi gelar Best Speaker, The Most Eye-Catching Presentation, hingga The Most Active Participant.
Kepala Program Studi Magister Bioteknologi UGM, Dr. Dini Wahyu Kartika Sari, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan yang telah dirintis sejak 2023 ini memiliki objektif yang jelas. Fokus utamanya adalah untuk terus mengakselerasi tingkat kelulusan tepat waktu bagi seluruh mahasiswa. “Salah satunya agar akreditasi Bioteknologi tetap unggul dan tetap terakreditasi ASIIN,” jelas beliau dalam sambutannya. Beliau menambahkan bahwa program studi yang tidak terakreditasi unggul tidak bisa dimasuki oleh awardee LPDP. Hal ini tentunya dapat merugikan alumni yang melamar kerja, sehingga berdampak negatif pada prospek karir masa depan mereka. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak hanya fokus pada substansi penelitian, tetapi juga terus mengasah kemampuan komunikasi profesional di forum ilmiah.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan Biotech Student Camp 2026 ini merefleksikan komitmen teguh SPs UGM. Komitmen tersebut berpusat pada upaya membangun ekosistem akademik yang mendukung keterlibatan mahasiswa dalam jejaring riset. Kegiatan ini juga dikonfirmasi berkontribusi langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Peningkatan Pendidikan Berkualitas (SDG 4) tercapai melalui model pembelajaran aktif dan program percepatan studi yang berkesinambungan. Selain itu, riset-riset yang dikembangkan mahasiswa dalam berbagai kluster forum ini sangat selaras dengan upaya mendorong Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (SDG 9).
Penulis: Berlian Belasuni



