Yogyakarta, 20 April 2026 – Program Studi Magister Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR) Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM mengambil langkah strategis dalam meningkatkan capaian akademik dan penguatan mutu lembaga. Melalui inisiasi kegiatan bertajuk “Collaborative Thesis Coaching Session (CTCS)”, prodi melakukan pendampingan intensif bagi mahasiswa tingkat akhir yang dilaksanakan selama tiga hari, 17–19 April 2026, bertempat di Boko Meeting Room, Grand Diamond Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi krusial mengingat tahun akademik ini merupakan periode penentu dalam perhitungan poin akreditasi program studi.
Ketua Program Studi Magister PSPSR, Dr. Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, M.Hum., dalam pembukaannya menekankan bahwa CTCS merupakan respon proaktif prodi untuk membantu mahasiswa menyelesaikan tesis secara sistematis, terarah, dan tepat waktu. Sebanyak 18 mahasiswa, termasuk mahasiswa angkatan 2023 dan 2024, dilibatkan dalam serangkaian agenda mulai dari progress report, bimbingan kolektif, hingga kerja mandiri yang terstruktur. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada capaian akademik individu, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan ketepatan waktu lulusan dan reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Atmosfer kolaboratif sangat terasa saat sesi bimbingan intensif yang menghadirkan deretan pembahas pakar, di antaranya Prof. Drs. Heddy Shri Ahimsa-Putra, M.A., M.Phil., Ph.D. dan Prof. Dra. Raden Ajeng Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D. Mahasiswa diberikan ruang untuk membedah hambatan metodologis serta menajamkan analisis kritis terhadap objek penelitian seni. Diskusi kelompok minat studi ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antar-mahasiswa guna menumbuhkan kemandirian dan disiplin akademik. Dengan pendampingan dari 12 dosen pembahas, setiap mahasiswa pulang membawa target rencana tindak lanjut (RTL) yang konkret, dengan mayoritas peserta menargetkan sidang tesis pada medio Mei hingga Juni 2026.
Penyelenggaraan CTCS ini merupakan manifestasi nyata dukungan SPs UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin Pendidikan Berkualitas (SDG 4) melalui penguatan kompetensi riset mahasiswa pascasarjana. Selain itu, keterlibatan aktif berbagai pakar lintas disiplin dalam kegiatan ini mendukung Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17) guna menjamin keberlanjutan mutu pendidikan tinggi. Melalui langkah-langkah responsif seperti ini, Magister PSPSR SPs UGM optimis dapat terus mencetak lulusan yang unggul sekaligus mempertahankan predikat akreditasi terbaik sebagai pusat keunggulan pengkajian seni di Indonesia.
Penulis: Berlian Belasuni




