Belu – Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan wilayah perbatasan melalui pengembangan kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama SPs UGM, Prof. Dr. Ir. Widyanto Dwi Nugroho, S.Hut., M.Agr., dengan Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H., di Kantor Bupati Belu, Kamis (16/7).
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Widyanto menyampaikan maksud kedatangannya sekaligus memaparkan program pemadatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bertajuk cross-border partnership. Program ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wilayah perbatasan melalui riset yang aplikatif dan kegiatan pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurut Prof. Widyanto, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program. Oleh karena itu, SPs UGM berharap Pemerintah Kabupaten Belu dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi pada pembangunan daerah.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab tantangan pembangunan di wilayah perbatasan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof. Widyanto.
Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste dinilai memiliki potensi besar sebagai kawasan pengembangan program cross-border partnership. Melalui pendekatan lintas disiplin dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, SPs UGM berupaya menghadirkan inovasi berbasis riset yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di kawasan perbatasan, mulai dari penguatan kapasitas masyarakat hingga pengembangan potensi daerah.
Dalam audiensi tersebut, Prof. Widyanto didampingi oleh Koordinator Unit Penelitian dan Publikasi SPs UGM, Ahmad Suparmin, S.P., M.Agr.Sc., Ph.D., beserta sejumlah peneliti SPs UGM. Kehadiran tim peneliti menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi awal sekaligus menjajaki peluang kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Belu.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. SPs UGM berharap sinergi yang terjalin dapat menjadi pondasi bagi pelaksanaan berbagai program penelitian dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan Indonesia.
Penulis: Sri Pangesti Tuhu



