• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Uncategorized
  • Sinergi Sains dan Seni: PSPSR SPs UGM Gelar Forum 35 Bahas Estetika Warna Nusantara di Era Modern

Sinergi Sains dan Seni: PSPSR SPs UGM Gelar Forum 35 Bahas Estetika Warna Nusantara di Era Modern

  • Uncategorized
  • 1 Juli 2026, 12.50
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Yogyakarta, 25 Juni 2026 – Program Studi Magister Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) menyelenggarakan kegiatan akademik Forum 35 bertajuk “Meramu Estetika Warna Nusantara: Menggali Kembali Kekayaan Warna Tradisi di Era Modern”. Bertempat di Ruang 407 Gedung SPs UGM pada Kamis, 25 Juni 2026, acara ini memfasilitasi ruang dialektika interdisipliner yang mempertemukan disiplin sains terapan dan disiplin seni. Pertemuan akademik ini secara khusus mengkaji eksistensi warna tradisi Nusantara yang mulai terpinggirkan di tengah arus modernisasi. Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan peserta mengenai posisi warna tradisi Nusantara di tengah perkembangan estetika modern. Kegiatan yang terbuka bagi sivitas akademika dan masyarakat umum ini menjadi wadah penting untuk membangun sinergi lintas keilmuan.

Diskusi dalam forum ini dilatarbelakangi oleh pergeseran praktik pewarnaan dalam industri tekstil dan seni rupa modern yang kian didominasi oleh pewarna sintetis. Dominasi bahan kimia tersebut pada akhirnya mendesak penggunaan pewarna alami ke pinggiran, sekaligus memunculkan berbagai masalah seperti pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Padahal, pada wastra tradisional hingga properti seni pertunjukan, warna tidak sekadar hadir sebagai elemen visual semata. Warna dalam tradisi Nusantara terbukti membawa nilai filosofis yang mendalam, identitas kedaerahan, serta kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi. Oleh karena itu, kesadaran global akan keberlanjutan (sustainability) kembali dibangkitkan guna melihat pewarna alami sebagai alternatif yang sangat relevan untuk dikembangkan saat ini.

Rangkaian acara ini diisi dengan paparan komprehensif oleh pakar Teknik Kimia UGM sekaligus peneliti di Indonesia Natural Dye Institute (INDI) UGM, Prof. Dr. Ir. Edia Rahayuningsih, M.S., IPU. Sesi diskusi yang dipandu oleh moderator Topan Bagus Permadi, S.Sn., M.A. ini menyoroti urgensi revitalisasi pewarna alami dalam dunia tekstil dan seni. Dalam pemaparannya, Prof. Edia menegaskan bahwa pemanfaatan pewarna alami bukan hanya jawaban atas masalah polusi dan bahaya zat karsinogenik yang mengancam kesehatan. Langkah tersebut juga dinilai sangat strategis untuk menekan angka ketergantungan impor zat warna sintetis nasional yang mencapai lebih dari 42 ribu ton per tahun. Lebih dari itu, kembalinya penggunaan pewarna alami turut berkontribusi signifikan dalam upaya mempertahankan serta memperkuat identitas budaya bangsa Indonesia.

Penyelenggaraan Forum 35 ini merupakan wujud nyata komitmen berkelanjutan PSPSR SPs UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dialog lintas disiplin ini berkontribusi langsung pada penyediaan pendidikan berkualitas melalui perluasan wawasan akademik bagi para mahasiswa dan masyarakat luas (SDG 4). Sementara itu, inovasi teknologi produksi pewarna alami yang dibahas sangat selaras dengan upaya membangun industri dan inovasi yang ramah lingkungan (SDG 9). Lebih jauh, dorongan kuat untuk beralih dari pewarna kimia berbahaya menuju pewarna alam menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12). Melalui sinergi sains dan seni ini, diharapkan akan muncul berbagai gagasan serta penelitian lanjutan terkait revitalisasi warna tradisi di masa depan.

Penulis: Berlian Belasuni

Tags: Estetika Warna Nusantara Forum 35 INDI UGM Pewarna Alami PSPSR SPs UGM SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur sps ugm Teknik Kimia UGM

Recent Posts

  • Mahasiswa Prodi Magister Manajemen Bencana SPs UGM Pelajari Praktik Monitoring dan Peringatan Dini melalui Field Trip ke PUSDALOPS BPBD DIY dan BPPTKG
  • Sinergi Sains dan Seni: PSPSR SPs UGM Gelar Forum 35 Bahas Estetika Warna Nusantara di Era Modern
  • SPs UGM Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos
  • Kaji Problematika Ekologi Pesisir: Magister Ilmu Lingkungan SPs UGM Gelar KKL 2026 di Pati dan Rembang
  • SPs UGM dan Universitas Syiah Kuala Jajaki Kolaborasi Strategis dalam Pendidikan, Riset, dan Penguatan Perdamaian melalui Program Studi Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK)
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju