Yogyakarta, 25 September 2026 — Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan PIONEER 4 – UGM International Cultural Day 2026 bertema “Celebrating Diversity, Connecting Cultures” pada Jumat (25/9) di halaman Museum UGM. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Program for International Orientation and New-student Empowerment to Enhance Readiness (PIONEER).
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM dan diikuti oleh mahasiswa asing dari berbagai fakultas di UGM. Dengan mengusung semangat keberagaman dan pertukaran budaya, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk saling mengenal serta berbagi budaya dari berbagai negara.
Sebagai bagian dari komunitas akademik yang multikultural, Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM juga memiliki mahasiswa asing dari berbagai negara, baik pada program degree maupun non-degree. Mereka berasal dari beragam kawasan, antara lain Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan ASEAN. Keberagaman latar belakang tersebut menjadi bagian dari lingkungan akademik SPs UGM yang mempertemukan mahasiswa dengan pengalaman, perspektif, dan budaya yang beragam.
Rangkaian acara diisi dengan berbagai penampilan budaya mahasiswa UGM, talkshow mengenai peluang pertukaran mahasiswa, serta booth budaya yang menampilkan makanan dan budaya dari berbagai negara. Pengunjung juga berkesempatan mengenal lebih dekat keberagaman budaya melalui sesi booth tour.
Kemeriahan acara ditutup dengan International Performance (Grand Performance) yang menampilkan kolaborasi mahasiswa dari beberapa negara. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat interaksi dan membangun koneksi lintas budaya di lingkungan UGM.
Penyelenggaraan UGM International Cultural Day 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pembelajaran dan pengalaman lintas budaya; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengembangan lingkungan akademik yang mendukung inovasi dan keterhubungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi dan jejaring antar mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Melalui kegiatan ini, UGM terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang terbuka, inklusif, dan menghargai keberagaman sebagai bagian dari upaya membangun komunitas akademik global.
Penulis: Sri Pangesti Tuhu

