Buntok, Barito Selatan – Program Studi Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MKIK) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Klinik Akademik Tesis bagi mahasiswa kelas kerjasama Kabupaten Barito Selatan pada 23–25 Mei 2026 di Buntok, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan layanan akademik sekaligus strategi percepatan penyelesaian studi mahasiswa yang tengah memasuki berbagai tahapan penyusunan tesis.
Sebagai program yang diikuti oleh para praktisi dan aparatur pemerintah daerah, mahasiswa kelas kerjasama Barito Selatan menghadapi tantangan tersendiri dalam menyelesaikan tugas akhir. Selain menjalankan tanggung jawab profesional di instansi masing-masing, mereka juga dituntut untuk menyusun penelitian yang memenuhi standar akademik. Kondisi tersebut mendorong MKIK UGM menghadirkan model pendampingan yang lebih intensif, terarah, dan berbasis kebutuhan mahasiswa.
Klinik Akademik Tesis dirancang tidak hanya sebagai forum penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang kerja kolaboratif yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pendampingan secara langsung dari dosen. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dapat mengkonsultasikan berbagai persoalan yang dihadapi selama proses penelitian, mulai dari penyusunan desain penelitian, metode pengumpulan data, analisis hasil penelitian, hingga penulisan akademik dan persiapan ujian tesis.
Ketua Program Studi MKIK UGM, Makbul Hajad, S.T.P., M.Eng., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen program studi dalam memastikan mahasiswa memperoleh dukungan akademik yang memadai hingga tahap akhir studi. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara intensif dapat membantu mahasiswa mengidentifikasi kendala penelitian secara lebih cepat sekaligus menemukan solusi yang tepat sesuai dengan perkembangan masing-masing penelitian.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan materi mengenai desain dan penulisan tesis, metode penelitian dan pengambilan data, serta etika penulisan ilmiah. Sesi tersebut dipandu oleh tim dosen MKIK yang terdiri atas Makbul Hajad, S.T.P., M.Eng., Ph.D., Dr. Dewi Haryani Susilastuti, M.Sc., dan Dr. Novi Widyaningrum, M.A.. Materi yang diberikan kemudian dilanjutkan dengan sesi klinik akademik dan bimbingan individual yang memungkinkan mahasiswa mendiskusikan permasalahan penelitian secara lebih mendalam.
Pendekatan berbasis kebutuhan menjadi salah satu kekuatan utama dalam kegiatan ini. Berdasarkan pemetaan progres yang dilakukan sebelum pelaksanaan, mahasiswa berada pada tahapan yang beragam, mulai dari penyusunan proposal, proses pengambilan data, analisis hasil penelitian, hingga tahap penyelesaian dan persiapan ujian tesis. Oleh karena itu, pendampingan dilakukan secara lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok mahasiswa.
Melalui sesi kerja bersama (working session), mahasiswa juga didorong untuk langsung mengerjakan draft tesis selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, proses konsultasi tidak berhenti pada diskusi konseptual, melainkan menghasilkan perbaikan dan kemajuan nyata pada naskah penelitian yang sedang disusun. Model pendampingan semacam ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses bimbingan sekaligus mempercepat progres penyelesaian tesis.
Penyelenggaraan Klinik Akademik Tesis mencerminkan komitmen MKIK UGM dalam menghadirkan layanan akademik yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, khususnya pada program kerja sama daerah. Lebih dari sekadar mendukung penyelesaian studi tepat waktu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas karya ilmiah mahasiswa agar tetap memenuhi standar akademik yang ditetapkan universitas.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, MKIK UGM berharap mahasiswa kelas kerjasama Kabupaten Barito Selatan dapat menyelesaikan penelitian secara lebih sistematis, menghasilkan tesis yang berkualitas, serta mampu mengembangkan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pembangunan daerah. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran Sekolah Pascasarjana UGM dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan pascasarjana yang unggul, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Penulis: Khoirul Mujazanah

