Penelitian dengan judul “Ketahanan Pangan Wilayah Peri Urban Kabupaten Majalengka (Kasus di Desa Sindangwangi)” ini dipimpin oleh Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si. pada tahun 2026. Penelitian ini sesuai dengan kata kunci SDGs 2 yaitu tanpa kelaparan. Penelitian ini juga mengangkat tema tentang salah satu permasalahan bangsa yaitu masalah ketahanan pangan di wilayah peri urban.
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Majalengka yang merupakan mitra Universitas Gadjah Mada dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Urgensi penelitian ini terletak pada kesesuaian tema yang diambil dengan tema dalam Prioritas Riset Nasional (PRN) dan prioritas riset UGM. Originalitas penelitian ini terletak pada topik penelitian tentang ketahanan pangan di wilayah peri urban.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi ketahanan pangan di
Desa Sindangwangi melalui pendekatan proyeksi ketersediaan dan kebutuhan beras dalam jangka panjang, yakni dari tahun 2020 hingga 2050. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan proyeksi linier berdasarkan data sekunder yang mencakup jumlah penduduk, luas panen, produktivitas padi, serta frekuensi panen per tahun. Kebutuhan beras dihitung dengan tiga pendekatan yaitu Kebutuhan Fisik Minimum (KFM), Dewan Ketahanan Pangan (DKP), dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi tren penurunan ketersediaan beras seiring waktu, sementara kebutuhan tetap tinggi bahkan ketika jumlah penduduk menurun, sehingga menghasilkan defisit pangan yang konsisten dari tahun ke tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa produksi lokal tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat desa. Oleh karena itu, diperlukan strategi ketahanan pangan yang mencakup peningkatan produktivitas pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta efisiensi distribusi hasil panen agar tercipta sistem ketahanan pangan yang berkelanjutan di Desa Sindangwangi.
Penulis: Sri Rum Giyarsih
Editor: Siti Muyasaroh


