• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Menelusuri Budaya, Sejarah, dan Ruang Wisata: S2 KBM UGM Gelar Kuliah Lapangan di Sangiran dan Surakarta

Menelusuri Budaya, Sejarah, dan Ruang Wisata: S2 KBM UGM Gelar Kuliah Lapangan di Sangiran dan Surakarta

  • Berita
  • 9 September 2026, 16.22
  • Oleh: davidakbarhasyemirafsanjani
  • 0

Yogyakarta, 5 September 2026 — Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media (KBM), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan Kuliah Lapangan pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan konsep-konsep yang dipelajari mahasiswa di kelas dengan berbagai fenomena sosial dan budaya yang dijumpai secara langsung di lapangan.

Mengusung tema “Prosumsi, Hiperealitas, dan Postkolonialitas dalam Ruang Budaya dan Wisata,” kegiatan berlangsung di tiga lokasi, yaitu Museum Manusia Purba Sangiran dan Museum Manusia Purba Klaster Dayu di Kabupaten Sragen, serta Benteng Vastenburg di Kota Surakarta. Kegiatan diikuti oleh 28 peserta, yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan staf Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media.

Kunjungan pertama dilakukan di Museum Manusia Purba Sangiran. Mahasiswa mengeksplorasi ruang museum dan mengamati bagaimana pengalaman wisata, representasi budaya, serta interaksi pengunjung dengan ruang pamer dapat dipahami melalui perspektif Kajian Budaya dan Media. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Museum Manusia Purba Klaster Dayu untuk mengamati praktik prosumsi dan hiperealitas dalam pengelolaan serta representasi warisan budaya dan pengalaman wisata. 

Perjalanan dilanjutkan ke Kota Surakarta dengan mengunjungi Benteng Vastenburg. Di situs bersejarah ini, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap persoalan postkolonialitas, khususnya melalui perhatian pada ruang, sejarah, representasi, dan relasi kuasa. 

Ketiga lokasi tersebut tidak ditempatkan semata-mata sebagai destinasi kunjungan, tetapi sebagai ruang pembelajaran untuk melihat bagaimana makna diproduksi, pengalaman wisata dibentuk, budaya direpresentasikan, dan berbagai kepentingan sosial dinegosiasikan. Pendekatan ini sejalan dengan konsep experiential learning yang menjadi dasar kegiatan, yakni memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan konsep teoritis dengan praktik sosial dan budaya yang mereka temui di lapangan. 

Suasana kegiatan berlangsung dalam nuansa akademik sekaligus kebersamaan. Mahasiswa, dosen, dan staf KBM terlibat dalam eksplorasi dan pengamatan di setiap lokasi. Interaksi selama perjalanan dan kegiatan lapangan juga menjadi ruang untuk bertukar pandangan serta merefleksikan berbagai persoalan budaya, media, sejarah, dan ruang wisata.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengembangkan perspektif kritis dan metodologis dalam membaca fenomena budaya yang mereka jumpai. Hasil pengamatan lapangan dapat menjadi bahan refleksi dan pengayaan diskusi akademik serta pembelajaran di Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media. 

Kuliah Lapangan S2 KBM 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dengan mengamati, memahami, dan merefleksikan secara langsung. Dengan membawa teori ke dalam pengalaman empiris, kegiatan ini memperlihatkan bahwa ruang budaya dan wisata bukan sekadar tempat yang dikunjungi, tetapi juga merupakan arena tempat sejarah, representasi, identitas, media, dan relasi sosial terus diproduksi dan dimaknai.

Penulis: Khoirul Mujazanah

Tags: SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Recent Posts

  • Menelusuri Budaya, Sejarah, dan Ruang Wisata: S2 KBM UGM Gelar Kuliah Lapangan di Sangiran dan Surakarta
  • MPRK UGM Gelar Sesi Pertama Pelatihan Guru Agen Perdamaian di SMAN 1 Wonosari
  • Dari Ponorogo ke Tokyo, Mahasiswa SPs UGM Presentasikan Kajian Ketangguhan Banjir di ICWPT 2026
  • Student Gathering Magister Kajian Pariwisata Hadirkan “Gempita Wastra Pariwisata”, Rayakan Kekayaan Wastra Nusantara
  • Dari Kelas ke Lapangan: Mahasiswa Baru Magister Pengelolaan Lingkungan Menelusuri Dinamika Bentang Alam Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju