Medan, 16th 2026. Perhelatan The 1st International Conference on Population and Family Development (ICoPoF) 2026 resmi digelar di Digital Learning Center Building (DLCB), Universitas Sumatera Utara. Mengusung tema “Strengthening Population and Family Development to Achieve the Sustainable Development Goals (SDGs)”, konferensi internasional yang digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) ini menjadi panggung strategis dalam menyongsong Puncak Bonus Demografi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Konferensi ini sukses menjadi wadah kolaboratif yang mempertemukan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, hingga pakar internasional. Diskusi lintas disiplin tersebut melahirkan berbagai gagasan segar, hipotesis baru, serta pandangan kritis yang diproyeksikan menjadi fondasi pengambilan kebijakan kependudukan yang efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Dalam menunjang kolaborasi lintas sektor, Sekretaris Kemendukbangga/Sekretaris Utama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, Ph.D., menyampaikan optimismenya terhadap sinergi antara pemikiran akademik dan arah pembangunan nasional. Beliau mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah menyusun Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai pijakan tata kelola kependudukan modern. Pandangan dari kancah internasional turut memperkaya arah diskusi:
- Hassan Mohtashami (UNFPA Indonesia): Menegaskan pentingnya mempersiapkan bonus demografi sejak dini melalui pemberdayaan perempuan (women empowerment) dan peningkatan kualitas modal manusia (human capital) agar potensi ini tidak berbalik menjadi bencana kependudukan.
- Dr. Saidatulakmal Mohd (Universiti Sains Malaysia): Soroti pentingnya jaminan sosial yang inklusif dengan prinsip no one left behind, merujuk pada rekomendasi ILO Social Protection Floors 2012 guna mencegah kesenjangan sosial-ekonomi.
Tidak ketinggalan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) turut ambil bagian dalam momentum penting ini. Dua mahasiswa Program Studi Magister Kependudukan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), Armadi Setyo Pambudi dan Suci Retno Ningtiyas, mempresentasikan hasil riset mereka yang berfokus pada isu-isu kesetaraan dan kelompok rentan. Penelitian mereka yang berjudul “Who Supports the Household? Female Economic Roles and Informal Employment in Central Java, Indonesia” berakar dari keprihatinan terhadap kondisi perempuan janda yang bekerja di sektor informal. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan prioritas bagi para pemangku kebijakan dalam menentukan sasaran penerima bantuan maupun skema perlindungan sosial yang tepat sasaran.
Melalui forum seperti ICoPoF 2026, iklim kolaborasi antara akademisi dan pembuat kebijakan diharapkan terus terhidupi secara berkelanjutan. Langkah nyata ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan lintas lini masyarakat demi mengawal visi besar Indonesia Emas 2045.
Penulis : Suci Retno Ningtyas
Editor: Siti Muyasaroh




