Program Studi Magister Kependudukan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), menyelenggarakan kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat skema pendidikan bagi pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026 bertempat di Kelurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul dengan menghadirkan Dukuh, Ketua Kader, dan remaja jenjang SMP dan SMA setempat.
Kegiatan ini sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman remaja-remaja di Kelurahan Sidoharjo mengenai penggunaan teknologi digital yang aman, bijak, dan bertanggung jawab. Selain itu, untuk mendorong pemanfaatan gadget pada kegiatan yang produktif, seperti pembelajaran, pengembangan keterampilan, kewirausahaan digital, dan pembuatan konten edukatif, serta mengurangi penggunaan gadget yang bersifat konsumtif dan kurang bermanfaat melalui penguatan kesadaran akan dampak positif dan negatif teknologi digital. Kegiatan tersebut dilakukan dengan membagi remaja kedalam kelompok kecil yang didampingi oleh Dosen Dr. Raden Rara Wiwik Puji Mulyani, S.Si., M.Si. dengan mahasiswa dari Magister Kependudukan Hannifa Irmajihan Nabilla, S.Mat dan Caesarean Fadhilah Putri, S.Si.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai manfaat literasi digital dan pemanfaatan gadget secara produktif. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman bahwa teknologi digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan komunikasi, tetapi juga sebagai media untuk mengakses berbagai informasi, pengetahuan, serta peluang pengembangan diri yang bermanfaat. Melalui penjelasan tersebut, remaja diharapkan semakin sadar akan potensi positif gadget dalam mendukung proses belajar, kreativitas, dan peningkatan keterampilan.
Kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai berbagai tantangan dan risiko penggunaan internet. Materi mencakup bahaya mengakses tautan yang tidak terpercaya yang berpotensi mengarah pada penipuan atau pencurian data pribadi, paparan konten negatif yang tidak sesuai dengan usia remaja, serta fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis. Pemahaman tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja agar lebih cermat dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.
Setelah memperoleh pemahaman mengenai manfaat dan risiko penggunaan teknologi digital, para remaja diajak untuk melakukan refleksi terhadap kebiasaan mereka dalam menggunakan gadget dan internet sehari-hari. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, peserta diberikan tantangan selama 14 hari untuk menerapkan pemanfaatan gadget secara lebih bijak, produktif, dan bertanggung jawab. Selama periode 23 Juni hingga 5 Juli 2026, peserta diminta mencatat dan merefleksikan berbagai aktivitas digital yang mereka lakukan dalam Buku Saku Remaja Cerdas Digital. Kegiatan ini bertujuan mendorong terbentuknya kebiasaan positif dalam penggunaan teknologi serta meningkatkan kesadaran remaja terhadap dampak perilaku digital dalam kehidupan sehari-hari.Penulis: Caesarean Fadhilah Putri
Editor: Siti Muyasaroh





