Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) melalui Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional bertajuk “Pendidikan Seni, Literasi Budaya, dan Politik Representasi dalam Ekosistem Kreatif Kontemporer”. Acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara empat institusi pendidikan tinggi terkemuka, yakni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), PSPSR SPs UGM, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Pertemuan akademik ini memfasilitasi ruang dialektika kritis yang mempertemukan para dosen dan mahasiswa pascasarjana dari keempat perguruan tinggi. Seminar ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan industri kreatif yang telah mengubah lanskap produksi serta konsumsi budaya. Seni kini tidak lagi hadir semata sebagai medium ekspresi estetik, melainkan telah bertransformasi menjadi bagian dari praktik representasi, ekonomi kreatif, dan pertarungan makna di ruang digital. Melalui kegiatan ini, pendidikan seni didorong untuk tidak sekadar mentransmisikan keterampilan artistik, tetapi juga membangun literasi budaya kritis generasi muda dalam menghadapi tantangan algoritma digital, fenomena viralitas, dan komodifikasi budaya.
Rangkaian acara diisi dengan paparan materi dan diskusi mendalam oleh deretan akademisi pakar, di antaranya Dr. Yanti Heriyawati, S.Pd., M.Hum., Prof. Dr. Kun Setyaning Astuti, M.Pd., Dr. Sri Margana, M.Hum., M.Phil., dan Dr. Sn. Muh. Fajar Apriyanto, M.Sn. Sesi ini juga dikawal oleh para pembahas terkemuka, seperti Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang, M.A. dan Dr. Mikke Susanto, S.Sn., M.A. Selain sesi pertukaran gagasan, momentum yang dimotori oleh sivitas akademika PSPSR SPs UGM ini juga diresmikan melalui penandatanganan dokumen kerja sama (Implementation of Agreement/IA). Kerja sama ini ditargetkan menghasilkan luaran nyata berupa publikasi artikel ilmiah kolaboratif (joint-authorship) pada jurnal bereputasi terindeks Scopus/WoS, penyusunan policy brief, hingga dokumentasi pameran dan pertunjukan seni.
Penyelenggaraan seminar lintas kampus ini merupakan langkah konkret PSPSR SPs UGM beserta institusi mitra dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Upaya membangun kesadaran kritis dan metodologi riset yang mutakhir bagi mahasiswa magister dan doktoral berkontribusi langsung pada penyediaan pendidikan berkualitas (SDG 4). Kajian mendalam mengenai adaptasi seni dalam ekosistem teknologi digital mendukung pengembangan industri dan inovasi (SDG 9). Lebih jauh, sinergi yang diwujudkan melalui dokumen kerja sama dan publikasi kolaboratif keempat perguruan tinggi ini menjadi manifestasi kuat dari kemitraan untuk mencapai tujuan bersama (SDG 17).
Penulis: Berlian Belasuni






