
Yogyakarta, 14 April 2026 – telah dilaksanakan kegiatan studi ekskursi oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Bencana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Budi Luhur Jakarta ke Program Studi Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (MMB SPs UGM). Kegiatan berlangsung mulai pukul 10:30 hingga 13:00 WIB.
Ketua Program Studi Magister Manajemen Bencana, Dr. Ir. Agung Setianto, S.T., M.Si. IPM membuka acara dengan sesi pengenalan profil MMB UGM yang merupakan program studi multidisiplin dengan dukungan tenaga ahli dari sembilan fakultas berbeda, serta memiliki fokus utama dalam mencetak tenaga profesional yang mampu merencanakan pembangunan berbasis pengurangan risiko bencana melalui jalur kursus maupun riset. Acara ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola kebencanaan serta memperkuat jejaring akademik antar institusi.
Dalam sesi pemaparan materi, Prodi MMB menyampaikan data strategis mengenai eskalasi ancaman geologi di Indonesia, termasuk pemutakhiran jalur sesar aktif yang meningkat signifikan dari 81 menjadi 295 segmen. Selain ancaman geologi, diskusi juga berkembang pada isu-isu mutakhir seperti ancaman kecelakaan industri (mega disaster) di wilayah strategis seperti Cilegon dan Bontang, serta ancaman biologi berupa zoonosis.
Kegiatan diakhiri dengan sesi penjelasan mengenai profil dari program studi MMB UGM yang disediakan lulusan manajemen bencana yang memiliki spektrum karir yang sangat luas, mencakup peran sebagai peneliti di lembaga negara seperti BNPB dan BRIN, akademisi, manajer di organisasi non-pemerintah (NGO), hingga aparatur pemerintah di instansi teknis seperti BMKG.
Melalui studi ekskursi ini, mahasiswa diajak untuk membedah tantangan nyata di lapangan, mulai dari rendahnya pemahaman risiko masyarakat, tantangan perubahan iklim, hingga hambatan dalam sinkronisasi kebijakan lintas sektor yang sering kali masih bersifat sektoral. Selain itu, diharapkan mahasiswa Universitas Budi Luhur mendapatkan wawasan komprehensif mengenai kompleksitas ilmu kebencanaan sebagai sebuah “super disiplin” yang memerlukan integrasi antara ilmu sains, teknik, dan humaniora demi terciptanya ketangguhan bencana di masa depan.
Penulis: Dara Akhina
Editor : Siti Muyasaroh