Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) terus memperkuat pengelolaan informasi dan komunikasi digital melalui kegiatan Pelatihan Pengelolaan Website yang diselenggarakan pada 10 September 2026 di Ruang Rapat Gedung Utama Lantai 5 SPs UGM. Kegiatan ini diikuti oleh administrator dan tenaga kependidikan dari berbagai program studi (prodi) di lingkungan SPs UGM serta mahasiswa magang yang terlibat dalam pengelolaan website.
Kegiatan dibuka oleh Koordinator Unit Penjaminan Mutu Kerjasama, Humas, dan Promosi SPs UGM, Dr. Priyaji Agung Pambudi, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya optimalisasi website sebagai salah satu media strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus memperkuat citra dan branding institusi serta program studi.
“Pengelolaan website yang optimal merupakan langkah strategis yang mempengaruhi persepsi publik dan pemangku kepentingan. Hal ini berdampak langsung pada peluang kerjasama institusional, penyediaan informasi yang transparan bagi calon mahasiswa, hingga penguatan publikasi seluruh agenda akademik di SPs UGM,” ujar Priyaji.
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Latif Nuriyawan, selaku pengelola teknis website SPs UGM. Materi mencakup kebijakan tata kelola domain, pengelolaan konten, serta alur publikasi berita pada website SPs UGM.
Dalam pemaparannya, dijelaskan pula mengenai Keputusan Rektor UGM Nomor 357/UN1.P5/KPT/HUKOR/2026 tentang Pedoman Pengelolaan Domain Universitas Gadjah Mada. Kebijakan tersebut menjadi landasan dalam penataan dan integrasi laman program studi di bawah lingkungan SPs UGM.
Dengan tata kelola yang terintegrasi, publikasi informasi dari program studi diharapkan dapat berlangsung secara lebih terarah dan selaras dengan strategi komunikasi digital SPs UGM. Rekapitulasi pemberitaan dari masing-masing prodi juga akan dievaluasi secara berkala sebagai bagian dari pemantauan efektivitas publikasi dan penguatan branding program studi.
Selain aspek tata kelola, pelatihan juga membahas keamanan informasi dan pengelolaan hak akses akun. Salah satu pembahasan menyoroti pentingnya pembatasan akses terhadap akun surel dan sistem pengelolaan website untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan data serta menjaga keamanan informasi institusi.
Melalui kebijakan tersebut, hak akses utama akun surel prodi diberikan kepada tenaga kependidikan atau administrator resmi. Sementara itu, mahasiswa magang yang membantu pengelolaan website dapat memperoleh akses secara terbatas sebagai kolaborator menggunakan akun surel pribadi masing-masing.
Pada sesi berikutnya, peserta mengikuti simulasi teknis melalui live demonstration. Administrator prodi dan mahasiswa magang mempraktikkan secara langsung konfigurasi laman serta tahapan penerbitan berita (publishing workflow) pada sistem pengelolaan konten website.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi ruang untuk menyelaraskan pemahaman mengenai standar pengelolaan website di lingkungan SPs UGM. Dengan adanya penyamaan tata kelola tersebut, setiap prodi diharapkan mampu mengelola laman secara lebih mandiri, konsisten, aman, dan informatif.
Melalui penguatan kapasitas pengelola website, SPs UGM berkomitmen membangun ekosistem informasi digital yang terintegrasi serta mendukung penyebarluasan informasi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, prestasi, dan berbagai kegiatan sivitas akademika kepada masyarakat luas.
Penulis: Nadia fadlilah
Editor: Arfikah I



