• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • SPs UGM dan Universitas Syiah Kuala Jajaki Kolaborasi Strategis dalam Pendidikan, Riset, dan Penguatan Perdamaian melalui Program Studi Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK)

SPs UGM dan Universitas Syiah Kuala Jajaki Kolaborasi Strategis dalam Pendidikan, Riset, dan Penguatan Perdamaian melalui Program Studi Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK)

  • Berita
  • 1 Juli 2026, 12.29
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) menerima kunjungan delegasi Majelis Daerah Rektor Konstituen (MDRK) Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, dalam rangka menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Studi Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK).

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, pimpinan Sekolah Pascasarjana UGM berkesempatan menyambut dan menerima delegasi MDRK USK dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif. Diskusi difokuskan pada penguatan kolaborasi antar lembaga pendidikan tinggi dalam mengembangkan kajian perdamaian, resolusi konflik, pembangunan sosial, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkontribusi bagi pembangunan nasional dan masyarakat yang inklusif.

Pada kesempatan tersebut, delegasi MDRK USK menyampaikan berbagai gagasan strategis yang berfokus pada penguatan perdamaian dan pembangunan sosial melalui kolaborasi antar perguruan tinggi. Salah satu usulan yang mengemuka adalah pembentukan Asosiasi Perdamaian Antar Perguruan Tinggi yang melibatkan UGM, USK, dan Universitas Pertahanan (UNHAN) sebagai wadah pengembangan studi, riset, dan praktik perdamaian melalui pendekatan kurikulum, penelitian, serta kegiatan akademik lainnya.

Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran sosial dalam pencegahan konflik melalui peran aktif perguruan tinggi. Delegasi USK mendorong adanya forum diskusi dan kajian bersama yang dapat menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan perdamaian, rekonsiliasi sosial, serta pembangunan masyarakat yang berkelanjutan, khususnya di Aceh. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi akademisi dalam mendukung terciptanya masyarakat yang damai, inklusif, dan berkeadilan.

Dalam bidang akademik, kedua pihak membahas peluang pelaksanaan riset kolaboratif yang berfokus pada isu perdamaian, pembangunan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Kerja sama di bidang kemahasiswaan juga menjadi perhatian melalui pengembangan program pertukaran mahasiswa (student exchange), kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program peningkatan kapasitas yang melibatkan sivitas akademika kedua perguruan tinggi.

Melalui pertemuan ini, SPs UGM dan USK berharap dapat membangun sinergi yang berkelanjutan dalam mengembangkan pendidikan perdamaian, memperkuat jejaring akademik nasional, serta menghasilkan berbagai program kolaboratif yang memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya masyarakat yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.

Penulis: Arfikah I

Tags: SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Recent Posts

  • KBM UGM Gelar Discussion Series “Kajian Gender di Perguruan Tinggi” Bahas Neoliberalisme dan Gendered University
  • Prodi Ketahanan Nasional UGM Dorong Penguatan Masyarakat dan Keberlanjutan Mina Wisata Samberembe
  • KBM UGM dan ISI Bali Perkuat Kolaborasi Akademik melalui Benchmarking, Penandatanganan Kesepakatan, dan Joint Academic Forum
  • Magister Teknik Biomedis UGM Gelar Layanan Kesehatan Terpadu bagi Penyandang Disabilitas dan Pendamping
  • Pertandingan Tenis Meja Meriahkan Dies Natalis ke-43 SPs UGM
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju