Yogyakarta, 22 Oktober 2026— Program Studi Ketahanan Nasional Universitas Gadjah Mada sukses memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Tugas Belajar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dari Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan. Kegiatan strategis ini diselenggarakan pada hari Rabu, 22 Oktober 2026, bertempat di lingkungan kampus UGM Yogyakarta. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut didampingi secara langsung oleh pihak universitas melalui perwakilan dari Direktorat Kemahasiswaan serta Direktorat Pendidikan dan Pengajaran. Langkah kolaboratif ini dilakukan secara cermat untuk memastikan bahwa seluruh proses akademik peserta dapat berjalan dengan lancar. Sinergi institusional ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga standar kualitas pendidikan tinggi.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dipimpin secara langsung oleh Kolonel Inf Raden Immanuel Tjandra M, S.E., M.Si., selaku Kepala Subdirektorat Pengembangan Pendidikan pada Direktorat Sumber Daya Manusia. Kehadiran pimpinan Ditjen Kuathan Kemhan RI tersebut disambut hangat oleh jajaran pengelola program studi bersama perwakilan pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, dilaporkan secara komprehensif perkembangan studi dari para personel Kemhan RI yang sedang menempuh pendidikan lanjut. Evaluasi berkala ini mencakup pemantauan ketat terhadap progres akademik mahasiswa di tingkat magister maupun doktor. Pertemuan berlangsung interaktif guna mengidentifikasi berbagai tantangan studi yang dihadapi para peserta di lapangan.
Berdasarkan laporan evaluasi yang disampaikan, para peserta tugas belajar menunjukkan progres akademik yang sangat positif dan terarah sesuai jadwal. Ndaru Sukmono Aji dari program Doktor Ilmu Ketahanan Nasional saat ini sedang menunggu konfirmasi accepted jurnal ilmiah sebagai persyaratan kelulusan. Sementara itu, Rizky Romadhona berada dalam tahap penyempurnaan dan proses revisi draft disertasi setelah mendapatkan masukan konstruktif dari pembimbing. Diana Agustianingsih yang juga menempuh program doktor kini telah memasuki tahap awal bimbingan disertasi bersama dosen pembimbing. Adapun Bambang Satriadi dari program Magister Ketahanan Nasional telah memulai langkah awal bimbingan tesis secara intensif.
Melalui penyelenggaraan kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kemhan RI dan UGM berkomitmen penuh memastikan para peserta dapat menyelesaikan studinya secara optimal dan tepat waktu. Langkah strategis tersebut selaras dengan salah satu pilar utama dari Sustainable Development Goals, tepatnya poin 4 mengenai pendidikan berkualitas. Kerja sama yang erat ini mendukung penuh ketersediaan akses pendidikan tinggi yang inklusif, merata, dan bermutu tinggi bagi seluruh kalangan. Diharapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh para perwira selama studi dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ketahanan nasional. Seluruh rangkaian kegiatan ini ditutup dengan optimisme tinggi untuk terus memperkuat kolaborasi lintas instansi di masa depan.
Penulis: Berlian Belasuni



