• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Minat Studi Ekonomi Islam SPs UGM Kaji Peluang Peningkatan Produktivitas Padi untuk Ketahanan Pangan di Sleman

Minat Studi Ekonomi Islam SPs UGM Kaji Peluang Peningkatan Produktivitas Padi untuk Ketahanan Pangan di Sleman

  • Berita
  • 15 Januari 2026, 14.26
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Yogyakarta, 12 Januari 2026 – Tim Hibah Penelitian Minat Studi Ekonomi Islam Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) melakukan penelitian yang mengkaji peluang peningkatan produktivitas padi untuk ketahanan pangan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Catur Sugiyanto, M.A., Ph.D., bersama anggota tim Dr. Duddy Roesmara Donna, S.E., M.Sc., Nurfitri Harkunti Kemala Hayati, S.E., M.A., dan Amelia Fitri Harahap, S.E.

Penelitian ini berangkat dari fenomena stagnasi produktivitas padi di Sleman dalam beberapa tahun terakhir, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi ekologis yang besar, terutama tanah vulkanik Merapi yang subur dan infrastruktur pertanian yang relatif berkembang. Tekanan perubahan iklim, pergeseran pola musim, serta dinamika sosial-ekonomi dinilai menjadi faktor utama yang menyebabkan sektor pangan belum beroperasi secara optimal.

Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi peningkatan produktivitas padi serta peran kelompok tani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mendukung kinerja usaha tani. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner kepada petani dan PPL, serta wawancara mendalam dengan ketua kelompok tani dan PPL di 17 kapanewon di Kabupaten Sleman. Proses pengumpulan data dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, yang memberikan dukungan penuh sehingga data yang diperoleh bersifat komprehensif dan representatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas padi di Sleman masih dapat ditingkatkan secara signifikan tanpa penambahan input produksi seperti pupuk, pestisida, atau tenaga kerja. Berdasarkan analisis teknis menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA), rata-rata petani baru mencapai sekitar 78 persen dari tingkat efisiensi optimal. Artinya, masih terdapat ruang perbaikan melalui efisiensi penggunaan input dan manajemen usaha tani yang lebih baik.

Pemborosan ditemukan pada beberapa aspek utama, antara lain penjadwalan tenaga kerja yang kurang efektif, penggunaan pupuk dan pestisida yang melebihi kebutuhan, serta pengelolaan modal awal tanam yang belum terencana. Selain itu, perbedaan kondisi wilayah, terutama ketersediaan irigasi dan keaktifan kelompok tani, turut memengaruhi tingkat efisiensi antar-kapanewon.

Ketua tim peneliti, Prof. Dr. Catur Sugiyanto, menegaskan bahwa peningkatan produktivitas tidak selalu identik dengan penambahan input. “Yang dibutuhkan adalah cara kerja yang lebih tepat, efisien, dan didukung oleh kelembagaan yang kuat. Pendekatan ini jauh lebih berkelanjutan bagi petani maupun lingkungan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa masa depan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman sangat bergantung pada peningkatan efisiensi, penguatan kapasitas manajerial petani, serta ketangguhan kelembagaan lokal dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan tekanan ekonomi.

Sumber: Catur Sugiyanto

Editor: Asti Rahmaningrum

Foto: Catur Sugiyanto

Tags: SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 2: Tanpa Kelaparan

Recent Posts

  • Minat Studi Ekonomi Islam SPs UGM Kaji Peluang Peningkatan Produktivitas Padi untuk Ketahanan Pangan di Sleman
  • SPs UGM Teliti Potensi Bakteri Termofilik Dieng sebagai Sumber Enzim Termostabil untuk Mendukung SDGs 9 dan 12
  • SPS Agendakan Pertandingan Badminton Persahabatan Bersama BSI untuk Awali Tahun 2026 dengan Semangat Sehat dan Kolaboratif
  • Magister Kajian Budaya dan Media SPS UGM Raih Akreditasi Unggul LAMSPAK, Perkuat Komitmen Pendidikan Berkualitas Berkelanjutan
  • Sesi e-Library Perkuat Kualitas Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa SPs UGM
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju