• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • SPs UGM Bekali Mahasiswa Keterampilan Menulis Karya Ilmiah dan Etika Pemanfaatan AI

SPs UGM Bekali Mahasiswa Keterampilan Menulis Karya Ilmiah dan Etika Pemanfaatan AI

  • Berita
  • 14 September 2026, 10.09
  • Oleh: davidakbarhasyemirafsanjani
  • 0

Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) kembali menyelenggarakan Workshop Penulisan Karya Ilmiah sebagai bagian dari kegiatan rutin dalam mendukung peningkatan kapasitas akademik mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., pada Rabu (26/8) di Auditorium Lantai 5 Sekolah Pascasarjana UGM. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 200 mahasiswa program magister dan doktor dari berbagai program studi di Sekolah Pascasarjana UGM. 

Dalam sambutannya, Prof. Siti Malkhamah menyampaikan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah merupakan salah satu kompetensi penting bagi mahasiswa pascasarjana. Karya ilmiah tidak hanya dituntut memiliki kualitas dari sisi substansi, tetapi juga harus disusun berdasarkan kaidah akademik dan prinsip integritas.

“Workshop ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, memenuhi kaidah akademik, dan memiliki integritas,” ujar Prof. Siti.

Selain membekali mahasiswa dengan keterampilan penulisan ilmiah, workshop tahun ini juga menjadi ruang untuk memahami perkembangan pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan karya ilmiah. Perkembangan teknologi AI memberikan berbagai peluang untuk mendukung proses akademik, namun pemanfaatannya perlu dilakukan secara bijak, bertanggung jawab, dan tetap memperhatikan etika akademik.

Rangkaian materi diawali dengan sesi “Perkembangan Mutakhir dan Tantangan AI” yang disampaikan oleh Dr. Irwan Endrayanto Aluicius, S.Si., M.Sc., dari Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik UGM. Menurut Dr. Irwan, kemudahan yang ditawarkan AI perlu diimbangi dengan sikap kritis dari penggunanya. AI tidak selalu menghasilkan informasi yang benar, sehingga setiap keluaran yang dihasilkan perlu diperiksa dan diverifikasi sebelum digunakan dalam karya ilmiah. Kualitas informasi yang dihasilkan AI juga sangat dipengaruhi oleh data dan instruksi yang diberikan kepada sistem.

Karena itu, kemampuan berpikir kritis (critical thinking) tetap menjadi bekal utama mahasiswa dalam memanfaatkan AI. Teknologi dapat membantu proses akademik, tetapi keputusan mengenai kebenaran, relevansi, dan penggunaan informasi tetap berada pada penulis.

Pembahasan dilanjutkan melalui Sesi Pleno 1 mengenai “Tips Sukses Publikasi Jurnal Bereputasi” yang menghadirkan Prof. Dr. Nurdiana Gaus, S.S., PGDip., Ph.D. sebagai narasumber. Sesi ini memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai strategi mempersiapkan karya ilmiah agar memiliki peluang lebih besar untuk diterima di jurnal bereputasi.

Publikasi ilmiah tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan tulisan yang baik. Mahasiswa juga perlu memahami karakteristik jurnal yang dituju, menyesuaikan naskah dengan standar dan ruang lingkup jurnal, serta memastikan bahwa penelitian yang ditulis memiliki kontribusi ilmiah yang jelas.

Isu AI kembali menjadi perhatian dalam Sesi Pleno 2 “Pemanfaatan dan Etika AI” yang menghadirkan Dr. Leonard Chrysostomos Epafras sebagai narasumber. Sesi ini memberikan pemahaman bahwa pemanfaatan AI perlu disertai kesadaran terhadap batas-batas etisnya. Mahasiswa tetap memiliki tanggung jawab atas gagasan, proses analisis, keakuratan informasi, serta karya yang dihasilkan. Karena itu, AI perlu ditempatkan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti proses berpikir dan tanggung jawab akademik penulis.

Penulis: Asti Rahmaningrum

Tags: SDG 16 : Peace  Justice  and Strong Institutions SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Recent Posts

  • Tingkatkan Potensi Ekonomi Desa, Tim PKM S2 Pariwisata SPs UGM Rancang Wisata Pekarangan Berbasis Masyarakat di Giriloyo
  • Workshop Penulisan Karya Ilmiah SPs UGM Berlanjut dengan Pendalaman Materi dan Persiapan Publikasi
  • SPs UGM Bekali Mahasiswa Keterampilan Menulis Karya Ilmiah dan Etika Pemanfaatan AI
  • Wednesday Forum Bahas Relasi Agama, Negara, dan Hukum Perkawinan di Indonesia
  • Bengkel Manuskrip Publikasi Dorong Kesiapan Mahasiswa Menuju Publikasi Ilmiah
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju