Yogyakarta, 29 April 2026 — Komitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat terus diperkuat oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM). Salah satunya melalui partisipasi pegawai keamanan, Rudi Eko Prasetyo dalam kegiatan Pelatihan Penanganan Kondisi Kedaruratan Penyelamatan di Perairan (Water Rescue) yang berlangsung di Danau Wisdom Park UGM.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) UGM bekerja sama dengan Basarnas DIY ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat, khususnya di lingkungan perairan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali keterampilan pertolongan pertama seperti Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), teknik penyelamatan korban di air, penggunaan alat keselamatan, hingga prosedur evakuasi yang aman dan efektif. Pelatihan dilakukan secara terpadu melalui sesi teori dan praktik langsung guna memastikan peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan di lapangan.
Rudi Eko Prasetyo menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalankan tugas. “Pelatihan ini sangat penting bagi kami sebagai petugas keamanan untuk dapat merespons kondisi darurat dengan cepat, tepat, dan profesional,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UGM dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan kampus. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan petugas keamanan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan serta pertolongan bagi sivitas akademika.
Penulis: Arfikah Istari




