Yogyakarta, 28 Februari 2026 – Minat studi Magister Teknologi untuk Pengembangan Berkelanjutan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada melaksanakan kunjungan lapangan ke Bengkel Sapi Kalijeruk, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk praktik lapangan mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat.
Mahasiswa MTPB Semester Genap 2026 mengikuti kunjungan ini dalam rangka penguatan pemahaman praktik pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi dan teknologi terapan. Acara diawali dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Ir. H. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng. mengenai konsep “Integrated Farming: Merawat Bumi, Memproduksi Pangan Thoyib untuk Generasi Sehat dan Cerdas”.
Dalam pemaparannya, Prof. Ali Agus menekankan bahwa tantangan ketahanan pangan di abad ke-21 tidak dapat dijawab dengan pendekatan sektoral dan parsial. Sistem pertanian dan peternakan harus dibangun secara terintegrasi, berbasis sumber daya lokal, teknologi tepat guna, serta dilandasi nilai keberlanjutan dan kebermanfaatan sosial.
Terdapat beberapa hal yang menjadi fokus utama dan menjadi daya tarik pada kegiatan observasi ini yaitu unit bengkel sapi yang memerlukan adanya rekondisi dan peningkatan kualitas ternak, pengembangan sapi GAMA (Gagah Macho), produksi saus burger pakan, dan unit Telur Ayam Bahagia (TAB).
Kunjungan lapangan di unit-unit kawasan Yayasan Andini Bawono Lestari yang didirikan oleh Prof. Dr. Ir. H. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng., ini memberikan gambaran utuh mengenai implementasi sistem integrated farming yang dikembangkan secara terstruktur dari hulu hingga hilir. Melalui observasi unit rekayasa nutrisi ternak, pengembangan sumber daya genetik, inovasi teknologi pakan fermentasi, sistem produksi berbasis kesejahteraan hewan, serta pengelolaan limbah dan energi terbarukan, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai keterpaduan antara riset terapan dan praktik lapangan
Penulis : Siti Muyasaroh




