Program Studi Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (MMB SPs UGM) sukses menyelenggarakan webinar yang merupakan diseminasi hasil penelitian mahasiswa. Webinar berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026 yang diselenggarakan melalui daring zoom meeting. Tema dari kegiatan ini yaitu “Pelajaran dari Mataram Kuno: Mitigasi Bencana Vulkanik di Situs Arkeologi Liyangan”.
Kegiatan diskusi ini diselenggarakan untuk menggali pelajaran mitigasi bencana vulkanik dari Situs Liyangan, dengan menempatkan warisan arkeologi bukan hanya sebagai peninggalan budaya, tetapi juga sebagai arsip pengetahuan adaptasi manusia terhadap bencana. Selain itu, tujuan dari kegiatan ini juga untuk menggali pelajaran berbasis warisan budaya dan arkeologi yang relevan untuk penguatan mitigasi bencana vulkanik dan perencanaan permukiman di kawasan rawan bencana.
Adapun narasumber dari webinar ini yaitu Firli Yogiteten Sunaryoko yang membahas tentang “Liyangan Then and Now: Spatial Adaptation From an Ancient Mataram City to Modern Rural Settlements in a Volcanic Hazard-Prone Landscape”. Narasumber kedua yaitu Silfani yang mengkaji tentang “Reviving Indigenous Resilience: Disaster Risk Management Lesson from the Liyangan Site, Indonesia”.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa, peneliti, dosen, praktisi kebencanaan, pengelola warisan budaya, serta masyarakat umum yang memiliki minat pada isu arkeologi, mitigasi bencana, dan perencanaan wilayah. Output dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kesadaran akademisi dan publik mengenai peran pengetahuan masa lalu dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana.
Penulis : Siti Muyasaroh


