Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) menyelenggarakan Workshop Penulisan Karya Ilmiah pada Rabu–Kamis, 17–18 Desember 2025, bertempat di Auditorium Lantai 5 Sekolah Pascasarjana UGM. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa program magister dan doktor dari berbagai program studi di lingkungan Sekolah Pascasarjana UGM.
Hari pertama workshop, Rabu (17/12), dibuka secara resmi oleh Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., yang menegaskan pentingnya penguatan integritas akademik di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan di perguruan tinggi.
“Saya mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan workshop ini dengan sebaik mungkin agar proses penulisan tesis dan disertasi dapat berjalan lancar serta mendukung pencapaian kelulusan tepat waktu,” ujar Prof. Siti Malkhamah saat membuka kegiatan.
Sesi utama diisi dengan paparan Prof. Nurdiana Gaus, S.S., PGDIP, Ph.D. yang membahas strategi penulisan tesis dan disertasi yang baik dan sesuai dengan kaidah akademik. Dalam paparannya, Prof. Nurdiana menguraikan tahapan penting penulisan karya ilmiah, mulai dari penyusunan latar belakang penelitian, perumusan metodologi, proses interpretasi data, hingga kemampuan mengaitkan temuan penelitian dengan pustaka dan kerangka teori yang relevan.
Materi konseptual tersebut dilanjutkan dengan pembahasan mengenai aspek etika dalam penulisan karya ilmiah melalui Sesi Pleno 1 bertema Integritas Akademik dan Kecerdasan Buatan oleh narasumber Dr. Irwan Endrayanto Aluicius, S.Si., M.Sc. Beliau merupakan salah satu dosen yang menginisiasi pembuatan Panduan Etika Akademik UGM mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial generatif di perguruan tinggi.
“Panduan Etika Akademik UGM disusun untuk memastikan pemanfaatan kecerdasan buatan tetap berada dalam koridor integritas, transparansi, dan tanggung jawab akademik,” jelas Irwan.
Rangkaian agenda hari pertama ditutup melalui Sesi Pleno 2 bertema Pemanfaatan dan Etika AI yang menghadirkan Dr. Leonard Chrysostomos Epafras sebagai narasumber. Pada sesi ini, peserta memperoleh gambaran praktis pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai alat bantu dalam penulisan karya ilmiah, disertai demonstrasi penggunaan AI untuk mendukung penyusunan naskah akademik secara bertanggung jawab.
Melalui pelaksanaan hari pertama workshop ini, Sekolah Pascasarjana UGM berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terkait penulisan karya ilmiah di era kecerdasan buatan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya integritas akademik.
Penulis: Asti Rahmaningrum

