Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melanjutkan komitmen dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas melalui kegiatan pelatihan guru Pendidikan Berlalu Lintas berbasis Massive Open Online Course (MOOC). Kegiatan ini bertujuan untuk untuk memperkuat peran guru sebagai fasilitator dalam menanamkan budaya berlalu lintas yang berkeselamatan kepada siswa.
Pelatihan ini membahas pemanfaatan platform pembelajaran digital UGM Online sebagai media utama. Melalui platform tersebut, guru diperkenalkan pada berbagai fitur pembelajaran interaktif seperti video, bahan bacaan, serta kuis evaluasi yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai keselamatan jalan secara lebih menarik dan efektif.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. bersama tim Pengabdian kepada Masyarakat UGM, serta didukung oleh berbagai mitra strategis, antara lain Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) D.I. Yogyakarta, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) D.I. Yogyakarta, Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) UGM, serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga di wilayah D.I. Yogyakarta dan kabupaten atau kota terkait. Pelatihan ini dihadiri oleh 62 guru yang merupakan perwakilan dari berbagai SMP, SMA, dan SMK di Yogyakarta.
Dalam sambutannya, perwakilan dari dinas pendidikan dan BBTGK menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan guru Pendidikan Berlalu Lintas berbasis MOOC ini. Mereka menekankan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam membekali guru sebagai fasilitator pembelajaran di sekolah agar implementasi pendidikan keselamatan lalu lintas dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Sementara itu, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. menegaskan bahwa program ini merupakan langkah UGM dalam menjawab tingginya angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan edukasi berbasis teknologi. Pelaksanaan kegiatan ini juga selaras dengan arah kebijakan nasional dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUNK LLAJ) 2022. RUNK LLAJ 2022 menegaskan bahwa peningkatan kemampuan dan literasi keselamatan bagi pengguna jalan merupakan salah satu strategi utama dalam menurunkan angka kecelakaan. Salah satu fokus dalam RUNK adalah penguatan aspek “pengguna jalan yang berkeselamatan” melalui edukasi, penyediaan materi pembelajaran yang mudah diakses, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan pendidikan keselamatan lalu lintas. Melalui pelatihan guru berbasis MOOC ini, diharapkan implementasi pembelajaran dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap keselamatan berlalu lintas secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam pelatihan ini, guru dibekali pemahaman terkait teknis pelaksanaan pembelajaran MOOC, mulai dari cara mengakses modul, mengelola alur pembelajaran, hingga melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test yang telah disediakan dalam sistem. Guru juga didorong untuk aktif memfasilitasi siswa serta mengintegrasikan materi ke dalam kegiatan co-kurikuler dan program Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
Kegiatan pelatihan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara guru dan dosen, yang memberikan ruang bagi guru untuk memperdalam pemahaman serta berbagi pengalaman. Selain itu, terdapat sesi materi tambahan yang disampaikan oleh BPMP dan BBGTK guna memperkaya wawasan peserta dalam implementasi pembelajaran di sekolah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah penting UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui edukasi keselamatan jalan, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 3 (Good Health and Well-Being) dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, serta SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pembelajaran berkualitas dan inklusif bagi masyarakat. Selain itu, edukasi ini mendukung SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan mendorong perilaku berlalu lintas yang berkeselamatan sebagai bagian dari terwujudnya kota yang tangguh dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, UGM berharap para guru dapat menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran berlalu lintas yang berkeselamatan di kalangan pelajar. Ke depan, program ini akan terus dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan kepada sekolah-sekolah agar implementasi MOOC Pendidikan Berlalu Lintas dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penulis: Nanda
Editor: Arfikah Istari

