• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Seyla Benhabib : Posisi Politik Gerakan Perempuan

Seyla Benhabib : Posisi Politik Gerakan Perempuan

  • Berita
  • 19 Maret 2021, 00.00
  • Oleh: ismamisdalenitiarasani
  • 0

Jogja, SPs UGM (18/3/2021). Seyla Benhabib mungkin adalah sosok pemikir yang namanya kurang dikenal di kalangan akademisi secara luas bahkan mungkin di kalangan aktivis gerakan perempuan. 

Namun sejatinya, Seyla Benhabib banyak menyumbang pemikiran untuk menjawab problem isu ketimpangan gender dan posisi gerakan perempuan yang dipertautkan dengan isu-isu ketimpangan dalam konteks masyarakat “Barat” diperumit dengan hadirnya gelombang imigran dari masyarakat “non-Barat”. 

Di situ persoalan “identitas nasional”, “kewarganegaraan”, multikulturalisme, dan sebagainya mencuat ke permukaaan.

Forum Seminar Seri “Great Thinker”, yang secara rutin dua kali setahun diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana UGM sejak tahun 2010 mencoba mengangkat pemikiran dan pandangan Seyla Benhabib mengenai posisi politik gerakan perempuan.

Great Thinkers kali ini, menghadirkan dua narasumber yang cukup intens menggeluti pemikiran-pemikiran tokoh tersebut, yaitu Ita Fatia Nadia, M.A. (Feminis dan Peneliti Sejarah Gerakan Perempuan) dan Dr. Atnike Nova Sigiro (Direkstur Eksekutif Yayasan Jurnal Perempuan, Jakarta).

Diskusi dipandu oleh moderator Dr. Muhammad Iqbal Ahnaf (Agama dan Lintas Budaya SPs UGM).

Semoga dengan adanya seminar ini dapat memperluas wawasan khalayak akan teori-teori feminisme dalam menjawab persoalan-persoalan yang berkaitan di Indonesia. (SPs/Beta/Arni)

Recent Posts

  • Tak Sekadar Remitansi: Studi SPs UGM Ungkap Dimensi Religius dan Gender Purna Pekerja Migran Indonesia
  • Tim Peneliti Doktor Ilmu Lingkungan Petakan Potensi Airtanah Dalam di Purworejo untuk Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan
  • Peneliti Teknik Biomedis dan DTETI UGM Luncurkan Sistem Deteksi TBC Terintegrasi AI dan Mikroskop Robotik
  • Mengubah Air Hujan Menjadi Sumber Kehidupan: Strategi Adaptasi Perubahan Iklim di Indonesia dan Pengurangan Emisi Karbon
  • Riset UGM Ungkap Kualitas dan Asal Air Tanah di Lereng Timur Gunung Ungaran, Dukung SDG 6
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju