Yogyakarta, 4 Februari 2026 — Tim peneliti dari Minat Studi Pengelolaan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengungkap karakteristik hidrokimia serta asal air tanah pada sistem akuifer vulkanik muda di lereng timur Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Tjahyo Nugroho Adji, MSc.Tech, dan melibatkan tim multidisiplin di bidang hidrogeologi dan ilmu lingkungan.
Penelitian yang dilaksanakan pada Maret hingga November 2025 ini mencakup pengambilan sampel air tanah dari sumur gali dan mata air yang tersebar di Kecamatan Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bergas. Hasil analisis hidrokimia menunjukkan bahwa sebagian besar sampel air tanah termasuk dalam tipe air Ca–HCO₃ dan Ca–Mg–HCO₃, yang mencerminkan proses imbuhan air hujan (meteoritik) yang berinteraksi dengan mineral vulkanik. Penelitian ini juga mengidentifikasi variasi spasial kandungan logam terlarut, seperti besi (Fe) dan mangan (Mn), serta adanya pengaruh aktivitas antropogenik pada beberapa lokasi di bagian hilir.
“Penggunaan terintegrasi analisis hidrokimia dan isotop stabil memungkinkan kami menelusuri sumber air tanah serta mengidentifikasi faktor geologi dan aktivitas manusia yang memengaruhi kualitas air,” ujar Dr. Tjahyo Nugroho Adji.
Temuan ini berperan penting dalam mendukung pengelolaan air tanah yang berkelanjutan dan secara langsung berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi. Meskipun secara umum air tanah di wilayah penelitian masih layak dimanfaatkan, hasil kajian menunjukkan adanya beberapa area yang berpotensi mengalami penurunan kualitas akibat perubahan penggunaan lahan, urbanisasi, dan praktik pertanian.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, tim merekomendasikan pemantauan kualitas air tanah secara berkelanjutan serta penyusunan strategi konservasi yang berbasis bukti ilmiah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting dalam perencanaan sumber daya air untuk memenuhi kebutuhan domestik, industri, dan pertanian di Kabupaten Semarang.
Sumber: Tjahyo Nugroho A
Editor: Asti Rahmaningrum
Foto: Tjahyo Nugroho A


