• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Perkuat Resiliensi Lewat Kolaborasi Glocal: Sesi Paralel Hari Pertama IGSSCI Bedah Isu Lintas Disiplin

Perkuat Resiliensi Lewat Kolaborasi Glocal: Sesi Paralel Hari Pertama IGSSCI Bedah Isu Lintas Disiplin

  • Berita
  • 10 November 2025, 12.37
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Yogyakarta, 4 November 2025 – Konferensi internasional bergengsi, The 13th International Graduate Students and Scholars’ Conference in Indonesia (IGSSCI), resmi memulai rangkaian diskusi ilmiahnya. Sesi paralel hari pertama langsung menyuguhkan “menu” intelektual yang padat, di mana puluhan peneliti dan akademisi membedah tantangan paling mendesak di era modern. Mengusung tema besar “Navigating The Future: Strengthening Resilience Through Glocal Collaboration Towards World Peace“, para peserta dari berbagai institusi langsung menyelam ke topik-topik krusial. Dalam Sesi Paralel I (Parallel Session I) hari pertama ini, diskusi intensif yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.45 WIB terbagi dalam enam panel utama, masing-masing dengan fokus yang tajam dan relevan. Keenam panel tersebut mencakup “Cultural and Social Resilience” (Panel 1), “Digitalization, Technological Advancement, and Ethical Frameworks” (Panel 2), “Education as a Catalyst for Resilience” (Panel 3), “Energy Transition” (Panel 4), “Food Security and Agro-Resilience” (Panel 5), dan “Peacebuilding and Civic Collaboration” (Panel 6).

Di tengah gempuran isu sosial dan teknologi, dua penelitian dari UGM menawarkan perspektif menarik. Di Panel 1, Jamaludin (UGM) memaparkan temuan tentang “Relying on Social Capital: How Older Indonesians Perceive Financial Satisfaction in Later-life”. Studinya menyoroti bagaimana modal sosial—jaringan dan kepercayaan—menjadi faktor krusial bagi kepuasan finansial lansia di Indonesia. Sementara itu, di Panel 2 yang membahas digitalisasi, Ishadiyanto Salim (UGM) mengangkat topik “Agricultural Extension Workers’ Readiness for Digital Literacy…”. Penelitian ini mengulik kesiapan para penyuluh pertanian dalam mengadopsi teknologi digital, sebuah faktor kunci untuk modernisasi sektor agrikultur di masa depan. Resiliensi juga berarti membangun perdamaian dan keberlanjutan. Di Panel 3, Imanuel Geovasky (UGM) mempresentasikan analisis kuantitatifnya dalam “The Predictors of Tolerance…”. Studinya menguji dampak penting dari pendidikan damai terhadap peningkatan toleransi di kalangan mahasiswa.

Isu keberlanjutan planet dikupas tuntas di Panel 4, di mana Idang Prihantoro (UGM) mempresentasikan “National Energy Transformation, Challenges and Opportunities in Indonesia’s Shift from Fossil Fuels to Renewable-Based Electricity”. Paparan ini menggarisbawahi urgensi Indonesia dalam melakukan transisi energi. Di panel tentang ketahanan pangan (Panel 5), hadir perspektif unik dari Muhammad Nabil Pratama (UGM) melalui penelitian “Honeybees as Agro-Ecological Agents”. Studi ini mengeksplorasi peran fundamental lebah sebagai agen agro-ekologi dalam menghadapi krisis pangan global. Melengkapi diskusi, Panel 6 menyoroti pentingnya resiliensi budaya. Batari Oja Andini (UGM) mempresentasikan penelitiannya tentang “Cultural Identity Reproduction among Chinese-Indonesian in Temples”. Penelitian ini mengupas bagaimana identitas budaya Tionghoa-Indonesia terus direproduksi dan dilestarikan melalui praktik keagamaan di klenteng, sebagai bagian penting dari kohesi sosial.

Sesi paralel hari pertama IGSSCI ini membuktikan bahwa kolaborasi “glocal” (global dan lokal) yang diusung dalam tema bukanlah sekadar jargon. Diskusi intensif ini baru permulaan, mengingat konferensi akan berlanjut pada hari kedua yang juga akan diisi dengan sesi-sesi paralel tak kalah menarik. Diharapkan keseluruhan rangkaian diskusi ini akan melahirkan gagasan-gagasan konkret untuk masa depan.

Penulis : Berlian Belasuni

Tags: Agro-Ekologi Digitalisasi Identitas Budaya IGSSCI Keamanan Pangan Kolaborasi Glocal konferensi internasional Literasi Digital Mahasiswa Pascasarjana Modal Sosial Pembangunan Perdamaian Pendidikan Damai penelitian pertanian Resiliensi SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 2: Tanpa Kelaparan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur sekolah pascasarjana ugm Tantangan Global toleransi Transisi Energi UGM

Recent Posts

  • Kegiatan Pemantauan Potensi Air Tanah di Kubu Raya: Magister Pengelolaan Lingkungan SPs UGM Dan Pemprov Kalbar Siap Jawab Krisis Air Bersih
  • Dorong Pengembangan SDM Statistik, Prodi Doktor Kependudukan Sosialisasi ke BPS Kota Surakarta
  • Kerja Sama Sekolah Pascasarjana UGM dan Kementerian Transmigrasi Selenggarakan Ekspose Laporan Akhir Studi Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi Koridor Jalan Tol Trans Sumatera
  • PSPSR UGM Laksanakan Program Pengabdian “NUSA BUDAYA” di Padukuhan Pringgading Bantul
  • MPRK UGM Perkenalkan Keamanan Manusia dalam Kunjungan Studi UKSW Salatiga
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju