Minat Studi Magister Ekonomi Islam, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dalam rangka memperkuat literasi keuangan syariah bagi petani sayur di Dusun Windusajan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 6 November 2025, bertempat di LPPM PM3 Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu.
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah agar lebih berkelanjutan dan adil, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang selama ini mereka alami. Para peserta yang merupakan petani sayur mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi mengenai persoalan keuangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Duddy Roesmara Donna, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kondisi sosial-ekonomi petani masih menghadapi berbagai persoalan mendasar. Ia menekankan bahwa literasi keuangan menjadi kunci penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
“Sebagian besar petani masih memiliki ketergantungan pada utang, tingkat pendidikan yang relatif rendah, serta tingginya pengeluaran sosial di masyarakat. Kondisi ini sering kali membuat pengelolaan keuangan rumah tangga petani menjadi tidak optimal,” ujar Dr. Duddy.
Melalui penyuluhan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep dasar keuangan syariah, termasuk pengelolaan utang yang sehat, perencanaan keuangan keluarga, serta alternatif pembiayaan syariah yang lebih adil dan beretika. Materi disampaikan secara sederhana dan kontekstual agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh petani.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran finansial petani berbasis nilai-nilai syariah, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan.
Penulis: Surono


