Yogyakarta, 15 Desember 2025 – Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) baru saja menyelesaikan tahapan krusial dalam upaya penguatan mutu di kancah internasional. Pada 9–11 Desember 2025, MMPT menjalani proses asesmen lapangan yang diselenggarakan oleh ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute), lembaga akreditasi internasional ternama asal Jerman. Pelaksanaan asesmen ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan MMPT dalam menjaga keunggulan akademik dan penjaminan mutu berstandar global.
Proses asesmen ini melibatkan panel pakar yang terdiri dari 19 asesor ACQUIN. Lima di antaranya, termasuk Prof. Frank Reininghaus, Martin Borg, Christopher Bohlens, Robert Raback, dan Janine Igl, hadir secara langsung (on-site visit) untuk meninjau fasilitas akademik serta infrastruktur vital di lingkungan UGM. Secara paralel, asesmen juga dilakukan secara daring (online) dengan evaluasi mendalam pada kurikulum, metodologi pengajaran, aktivitas penelitian, serta tata kelola institusi yang disesuaikan dengan standar praktik terbaik dunia. Selama kunjungan tersebut, tim asesor melakukan dialog intensif dengan jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, hingga staf administrasi untuk memotret kerangka akademik serta berbagai inisiatif peningkatan mutu yang telah dijalankan oleh program studi.
Menanggapi pelaksanaan agenda besar ini, Dekan Sekolah Pascasarjana, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama perwakilan Ketua MMPT, Prof. Ir. Paulus Insap Santosa, M.Sc., Ph.D., IPU., menekankan bahwa proses ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas institusi. Menurut Prof. Paulus, pelaksanaan asesmen ini merupakan langkah strategis untuk memastikan visi MMPT dalam memajukan pendidikan dan penelitian tetap selaras dengan tolok ukur internasional. Inisiatif ini juga dilaksanakan secara kolektif bersama sepuluh departemen lain di UGM di bawah koordinasi Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas. Meski keputusan resmi dari Dewan Akreditasi ACQUIN baru akan diumumkan pada periode mendatang (dijadwalkan pada Mei 2026), pihak pengelola prodi menaruh harapan besar agar proses ini membuahkan hasil terbaik. Akreditasi internasional ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi MMPT yang telah berdiri sejak 2011 untuk memperluas jejaring kerja sama global dan memperkuat posisi lulusannya.
Lulusan MMPT sendiri dipersiapkan untuk mengisi posisi strategis di sektor pendidikan tinggi, seperti Manajer dan Administrator Universitas, Analis Kebijakan, Manajer Penjaminan Mutu, hingga akademisi. Melalui proses akreditasi ini, MMPT berharap kualitas lulusan yang dihasilkan semakin diakui secara luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis: Berlian Belasuni

