Yogyakarta, 3 Maret 2026 — Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Gadjah Mada menyampaikan kebanggaan atas partisipasi mahasiswanya, Michelin Sallata Mahasiswa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik telah mewakili pemuda Indonesia dalam ajang Asia-Pacific Sustainable Development Forum 2026. Forum tersebut telah berlangsung pada 24–27 Februari 2026 di kantor United Nations ESCAP, Bangkok, Thailand.
Forum kawasan Asia-Pasifik itu mempertemukan pemerintah, badan PBB, masyarakat sipil, sektor swasta, akademisi, serta kelompok pemuda untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.
Dalam sesi perwakilan Youth Forum, ia menegaskan bahwa generasi muda harus menjadi bagian integral dari proses perumusan kebijakan, bukan sekadar objek pembangunan. “Kaum muda di kawasan Asia-Pasifik harus diakui, dilibatkan, dan diberdayakan secara bermakna,” tegasnya.
Keterlibatan ini tidak hanya menjadi representasi simbolik, tetapi juga menunjukkan kontribusi akademik mahasiswa SPs dalam diplomasi pembangunan berkelanjutan. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa ruang-ruang global terbuka bagi mahasiswa untuk membawa gagasan berbasis riset dan praktik lapangan.
Partisipasi Michelin telah menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi sivitas akademika SPs UGM. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam forum internasional menunjukkan bahwa pendidikan pascasarjana tidak hanya berorientasi pada penguatan kapasitas akademik, tetapi juga pada kepemimpinan dan keberpihakan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan.
Kehadiran mahasiswa SPs dalam forum PBB tersebut menegaskan bahwa generasi muda Indonesia mampu berperan sebagai mitra strategis dalam merancang masa depan kawasan—berbasis pengetahuan, kolaborasi, dan aksi nyata.
Penulis: Arfikah Istari


