Dalam rangka mewujudkan tri dharma perguruan tinggi, Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di daerah Wae Rebo dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 1-7 Juli 2025.
Pada kesempatan ini, Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan mengangkat tema “Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru” dengan judul kegiatan “Dinamika Tren Eco Tourism untuk Mendukung Pariwisata Super Premium Di Nusa Tenggara Timur”. Sebanyak 25 mahasiswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan KKL dibawah bimbingan dosen Prof. Dr. Drs. Eko Haryono, M.Si. dan Drs. Sudaryatno, M.Si.
Tujuan dari kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara Sekolah Pascasarjana UGM dengan Pemerintah Nusa Tenggara Timur yang sudah diinisiasi sejak tahun 2022. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong peningkatan edukasi terkait pengembangan lingkungan yang berkelanjutan serta mendukung pengembangan wilayah sesuai arahan pemerintah seperti mandiri pangan, air, dan energi.
Kegiatan diawali dengan perjalanan ke Perkampungan Wae Rebo dan dilanjutkan dengan penerimaan adat oleh warga Perkampungan Wae Rebo. Diskusi bersama warga dengan tema “Budaya Leluhur dalam Desakan Modernisasi Teknologi”.
Hari selanjutnya mahasiswa mengunjungi dan melaksanakan kegiatan talkshow di Padar Island, Long Beach/Pink Beach, Komodo Island, Taka Makassar, dan Manta Point. Talkshow membahas mengenai dinamika konsep ekowisata di kawasan super premium dengan keseimbangan lingkungan. Kegiatan ini mengundang perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Taman Nasional Komodo, Komodo Survival Program, dan Politeknik El Bajo.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah di daerah Kanawa Island. Mahasiswa disuguhkan dengan pemandangan alam yang mempesona dan menambah takjub akan keindahan wisata alam di Labuan Bajo.
Penulis : Siti Muyasaroh


