• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Kepemimpinan Perempuan dan Kemitraan Lintas Sektor dalam Meningkatkan Pendidikan Islam Berkelanjutan untuk Kesetaraan Gender dan Kesejahteraan Sosial Pesantren di Indonesia

Kepemimpinan Perempuan dan Kemitraan Lintas Sektor dalam Meningkatkan Pendidikan Islam Berkelanjutan untuk Kesetaraan Gender dan Kesejahteraan Sosial Pesantren di Indonesia

  • Berita
  • 19 Januari 2026, 10.14
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Yogyakarta, 15 Januari 2026 — Tim peneliti dari Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti peran strategis kepemimpinan perempuan dan kemitraan lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan pendidikan Islam di pesantren Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada Mei hingga Juli 2025 di dua pesantren besar di Indonesia, yaitu Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman di Parung, Bogor dan Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum di Yogyakarta.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr.Ridwan Ahmad Sukri ini menemukan bahwa kepemimpinan perempuan di pesantren tidak hanya simbolik, tetapi juga menentukan arah transformasi lembaga. Di Al Ashriyyah Nurul Iman, Umi Waheeda membangun 69 unit usaha berbasis model Food, Energy, Water, and Waste (FEWS) untuk membiayai pendidikan gratis bagi lebih dari 15.000 santri. Pesantren ini juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Buddha Tzu Chi Foundation Taiwan dan Amanda Hospital untuk mendukung pengembangan kewirausahaan sosial dan kesehatan santri serta menjadi menjalin hubungan dengan BI yang kemudian bekerja sama dengan kampus-kampus ternama di indonesia untuk penyediaan tenaga ahli dan pelatihan di berbagai bidang terutama industri dan pertanian.

Sementara di Pesantren Krapyak, Nyai Ida Rufaida menegaskan kepemimpinan kolektif yang berpijak pada musyawarah dan nilai kultural. Ia berperan penting dalam kemitraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah dan pengelolaan sampah berbasis zero waste yang kini menjadi proyek percontohan nasional.

“Perempuan di pesantren bukan hanya penjaga tradisi, tetapi juga penggerak inovasi sosial dan pendidikan berkelanjutan,” Ujar Dr. Ridwan.

Penelitian ini berkontribusi pada pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan Pembangunan), sekaligus menunjukkan bahwa pesantren mampu menjadi model kolaborasi lintas sektor yang berdaya guna bagi kesejahteraan sosial.

Sumber: Ridwan AS

Editor: Asti Rahmaningrum

Foto: Ridwan AS

Tags: kemitraan Kesejahteraan Sosial Kesetaraan Gender pemberdayaan perempuan Pendidikan Berkelanjutan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 5: Kesetaraan Gender

Recent Posts

  • Tak Sekadar Remitansi: Studi SPs UGM Ungkap Dimensi Religius dan Gender Purna Pekerja Migran Indonesia
  • Tim Peneliti Doktor Ilmu Lingkungan Petakan Potensi Airtanah Dalam di Purworejo untuk Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan
  • Peneliti Teknik Biomedis dan DTETI UGM Luncurkan Sistem Deteksi TBC Terintegrasi AI dan Mikroskop Robotik
  • Mengubah Air Hujan Menjadi Sumber Kehidupan: Strategi Adaptasi Perubahan Iklim di Indonesia dan Pengurangan Emisi Karbon
  • Riset UGM Ungkap Kualitas dan Asal Air Tanah di Lereng Timur Gunung Ungaran, Dukung SDG 6
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju