
Yogyakarta, 24 Februari 2026 — Permasalahan pertumbuhan penduduk dan peningkatan volume sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah di Indonesia. Menjawab persoalan tersebut, tim peneliti dari Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) melakukan penelitian berjudul “Proyeksi Jumlah Penduduk dan Volume Sampah Periode 2025–2030 sebagai Dasar Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.”
Penelitian ini diketuai oleh Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si. dari Program Studi Doktor Kependudukan Sekolah Pascasarjana UGM dan merupakan bagian dari Hibah Penelitian Sekolah Pascasarjana Tahun Anggaran 2025.
Kajian ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan. Kabupaten Majalengka sendiri merupakan mitra UGM dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Menggunakan data sekunder dari Pemerintah Desa Sindangwangi, tim peneliti melakukan analisis deskriptif kuantitatif untuk memproyeksikan jumlah penduduk dan volume sampah pada periode 2025–2030. Data tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta menggunakan Microsoft Excel dan ArcMap untuk melihat persebaran penduduk dan timbulan sampah di tiap dusun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dusun Wage dan Dusun Pon memiliki timbulan sampah tertinggi seiring dengan tingkat kepadatan penduduk yang lebih besar dibandingkan wilayah lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pengelolaan sampah yang terintegrasi, peningkatan fasilitas pengolahan, serta perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi sampah dari sumbernya.
Menurut Prof. Sri Rum Giyarsih, penelitian berbasis proyeksi ini penting sebagai dasar perencanaan kebijakan desa. “Data proyeksi penduduk dan timbulan sampah perlu menjadi pijakan dalam merancang sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sehingga kebijakan yang diambil tidak bersifat reaktif, tetapi berbasis perencanaan jangka menengah,” ujarnya.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sumber: Sri Rum Giyarsih
Editor: Asti Rahmaningrum
Foto: TIMES Indonesia