Yogyakarta 29 Oktober 2025 — Inovasi pangan dan kesejahteraan petani menjadi fokus penelitian terbaru tim dari Program Studi Magister Ketahanan Nasional UGM. Selama beberapa bulan terakhir, tim yang terdiri dari dua dosen dan tiga mahasiswa ini melakukan serangkaian kegiatan penelitian di Desa Delanggu, Kabupaten Klaten, untuk mengkaji potensi beras nuklir dalam meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Penelitian berjudul “Peran Beras Nuklir dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Lokal Desa Delanggu, Klaten, Jawa Tengah” ini melibatkan Prof. Dr. Armaidy Armawi dan Dr. Ahmad Zubaidi, M.Si., bersama tiga mahasiswa Magister Ketahanan Nasional, yakni Yusni Muhamad Ali, S.I.P., Ahmad Natsir Ariffikri, S.Hub.Int., dan Muhammad Hanif Ramadhani, S.Pd.
Tim telah melakukan tujuh kali kunjungan ke lokasi penelitian, melaksanakan wawancara langsung dengan para petani, serta Focus Group Discussion (FGD) bersama 12 petani pada 12 Oktober 2025. Kegiatan ini tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memperkuat dialog antara akademisi dan masyarakat desa.
Salah satu anggota tim mahasiswa, Natsi Fikri, menjelaskan bahwa penelitian ini membuka wawasan tentang bagaimana inovasi pangan dapat berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat terutama varietas Rojolele yang menajdi khas desa Delanggu.
“Kami belajar banyak dari para petani. Mereka punya semangat adaptif dan terbuka terhadap hal-hal baru yang bisa membawa perubahan positif,” ujarnya.
Saat ini, tim tengah menyelesaikan tahap analisis akhir dan berencana mempublikasikan hasil riset sebagai kontribusi akademik UGM dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Penelitian ini mencerminkan sinergi antara kampus dan masyarakat, menunjukkan bahwa inovasi berbasis ilmu pengetahuan dapat tumbuh dari desa dan memberi manfaat bagi kesejahteraan petani.
Riset ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG SDG 2 (Zero Hunger. Melalui pemberdayaan petani dan pengembangan inovasi pangan, tim Prodi Ketahanan Nasional UGM berkontribusi pada terwujudnya desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Penulis: Yusni Muhamad Ali
Editor: Arfikah Istari


