Yogyakarta, 16 Oktober 2026 — Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media (KBM), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan Kolokium Penulisan Proposal Tesis bagi mahasiswa angkatan 2025 pada Jumat (16/10). Kegiatan yang berlangsung secara luring di Gedung Unit 3 Sekolah Pascasarjana UGM ini menjadi forum akademik bagi mahasiswa untuk mempresentasikan rancangan penelitian sekaligus memperoleh masukan guna mempertajam fokus dan argumentasi penelitian tesis.
Kolokium diikuti oleh 30 mahasiswa dan melibatkan lima dosen reviewer, yaitu Ratna Noviani, S.I.P., M.Si., Ph.D.; Budiawan, S.S., M.A., Ph.D.; Dr. phil. Ramayda Akmal; Dr. Elok Santi Jesica, S.Pd., M.A.; dan Dr. Wiwik Sushartami, M.A. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh tim fasilitator yang membantu mengarahkan presentasi dan diskusi pada setiap klaster.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan morning coffee pada pukul 08.00–08.25 WIB di selasar lantai 2, area BNI Sekolah Pascasarjana. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti sesi presentasi dan diskusi berdasarkan pembagian lima klaster. Setiap mahasiswa memperoleh waktu 15 menit untuk mempresentasikan rancangan penelitiannya dan 15 menit untuk berdiskusi bersama dosen reviewer, fasilitator, serta peserta lainnya.
Melalui pembagian klaster, pembahasan proposal dapat berlangsung lebih terarah sesuai dengan persoalan dan pendekatan penelitian masing-masing mahasiswa. Diskusi tidak hanya berfokus pada substansi topik, tetapi juga pada kejelasan masalah penelitian, ketepatan pertanyaan penelitian (research question), penggunaan teori, serta kesesuaian metode dengan tujuan penelitian.
Salah satu pembahasan berlangsung di Klaster 1, Ruang 208, Lantai 2, Unit 3, dengan Ratna Noviani, S.I.P., M.Si., Ph.D. sebagai reviewer dan Samuel Rihi Hadi Utomo sebagai fasilitator. Pada sesi tersebut, Ulfah Aristia Tresna Gunawan mempresentasikan proposal tesis berjudul “Mengurai Kerja Bergender di Balik Praktik Ngabongsang: Agensi Pengrajin Perempuan dalam Kehidupan Sehari-hari”.
Diskusi menyoroti perlunya memperjelas persoalan utama yang hendak dikaji, termasuk karakteristik praktik ngabongsang di lokasi penelitian dan kaitannya dengan pembagian kerja domestik serta pengalaman pengrajin perempuan. Mahasiswa juga memperoleh masukan untuk memperkuat hubungan antara fenomena empiris dan teori yang digunakan, sekaligus mempertajam pertanyaan penelitian agar arah kajian menjadi lebih terfokus.
Pembahasan di Klaster 3, yang berlangsung di Ruang 206, Lantai 2, Unit 3, juga menekankan pentingnya ketelitian dalam merumuskan persoalan penelitian. Dr. Wiwik Sushartami, M.A. selaku reviewer mendorong mahasiswa untuk melakukan observasi lapangan guna memahami kondisi empiris sebelum menetapkan fokus kajian. Mahasiswa juga diingatkan agar mengembangkan perspektif kritis dalam membaca fenomena dan meninjau kembali penulisan Bab I setelah analisis dilakukan, sehingga latar belakang penelitian tetap selaras dengan temuan yang diperoleh.
Berbagai masukan dalam kolokium tersebut menjadi bagian penting dari proses penyempurnaan proposal tesis. Melalui diskusi akademik, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menguji gagasan, mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperjelas, serta memperkuat landasan teoretis dan metodologis sebelum melanjutkan penelitian.
Penyelenggaraan kolokium ini merupakan salah satu upaya Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media, Sekolah Pascasarjana UGM, dalam mendukung proses penelitian mahasiswa yang sistematis, kritis, dan memiliki dasar akademik yang kuat. Forum ini sekaligus mendorong budaya akademik yang kolaboratif melalui pertukaran gagasan dan pemberian umpan balik antara mahasiswa dan dosen.
Rangkaian kegiatan berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan sesi istirahat, salat, dan makan siang (ISHOMA) di selasar lantai 2, area BNI Sekolah Pascasarjana. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menindaklanjuti masukan yang diterima untuk menyempurnakan proposal dan mempersiapkan tahapan penelitian tesis berikutnya.
Penulis : Khoirul Mujazanah



