• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • IT Center
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Posisi
    • Keunggulan
    • Struktur Organisasi
    • Layanan dan Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Kontak
  • PPID
    • Informasi Publik
      • Informasi yang Wajib Disediakan dan Diumumkan secara Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Daftar Informasi Dikecualikan
    • Layanan Informasi
      • Alur dan Prosedur Permohonan Informasi
      • Alur dan Prosedur Pengajuan Keberatan atas Informasi
      • Prosedur dan Tatacara Penyelesaian Sengketa
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kalender Akademik
  • Admisi
    • Program Studi
    • Beasiswa
    • Syarat Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Biaya Pendidikan (UKT)
    • Registrasi
  • Kegiatan
    • Agenda
    • Berita
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Survei Layanan
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa Prodi Magister Manajemen Bencana SPs UGM Pelajari Praktik Monitoring dan Peringatan Dini melalui Field Trip ke PUSDALOPS BPBD DIY dan BPPTKG

Mahasiswa Prodi Magister Manajemen Bencana SPs UGM Pelajari Praktik Monitoring dan Peringatan Dini melalui Field Trip ke PUSDALOPS BPBD DIY dan BPPTKG

  • Berita
  • 1 Juli 2026, 12.55
  • Oleh: pudji_w
  • 0

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) menyelenggarakan kegiatan field trip ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta dan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Selasa (23/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa SPs MMB UGM yang didampingi oleh Ketua Program Studi,Dr.Eng. Ir. Agung Setianto, S.T., M.Si., IPM., sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai sistem monitoring, peringatan dini, dan ketanggapdaruratan bencana.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke PUSDALOPS BPBD DIY. Dalam sesi pemaparan materi, Bapak Julianto Wibowo menjelaskan mekanisme koordinasi penanggulangan bencana, pengelolaan sistem informasi, komunikasi, serta pengolahan data kebencanaan yang menjadi pondasi dalam pengambilan keputusan saat terjadi bencana. Mahasiswa juga diperkenalkan pada aplikasi PAMOR, sebuah platform digital yang digunakan sebagai sarana pengaduan masyarakat terkait kejadian bencana sekaligus mendukung digitalisasi data kebencanaan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setelah sesi diskusi, peserta mengikuti office tour ke Ruang Live Monitoring untuk melihat secara langsung operasional pemantauan kondisi cuaca, aktivitas kegempaan, aktivitas Gunung Merapi, sistem peringatan dini tsunami Indonesia (INATEWS), serta dashboard data kebencanaan melalui aplikasi PAMOR. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana informasi kebencanaan dihimpun, dianalisis, dan disampaikan kepada para pemangku kepentingan secara cepat dan terintegrasi.

Pada siang hari, rombongan melanjutkan kunjungan ke BPPTKG. Dalam sesi pembelajaran, Nurnaning Aisyah memaparkan sistem monitoring dan peringatan dini Gunung Merapi beserta berbagai metode pemantauan yang digunakan sebagai dasar penentuan status aktivitas gunung api, mulai dari Normal, Waspada, Siaga, hingga Awas. Mahasiswa juga menyaksikan pemutaran film dokumenter “MAHAGURU MERAPI” yang menggambarkan dinamika aktivitas Gunung Merapi serta upaya mitigasi yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.

Kegiatan di BPPTKG dilanjutkan dengan office tour ke Ruang Diorama atau Museum Mini Gunung Merapi yang dipandu oleh Andika. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mempelajari sejarah letusan Gunung Merapi sekaligus mengamati secara langsung berbagai perangkat pemantauan aktivitas gunung api, seperti seismograf untuk mendeteksi aktivitas kegempaan dan sistem pemantauan visual melalui kamera CCTV. Pengalaman ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan teknologi dalam mitigasi bencana vulkanik.

Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi pengalaman belajar yang sangat berkesan karena mahasiswa tidak hanya memperoleh materi dari para praktisi, tetapi juga berkesempatan melihat langsung fasilitas operasional yang selama ini hanya dipelajari secara teoritis di kelas.

“Kunjungan ke PUSDALOPS BPBD DIY dan BPPTKG sangat seru dan berkesan karena selain mendapat ilmu dari pemateri, kami juga bisa melakukan office tour ke ruang monitoring dan museum mini Gunung Merapi. Kami belajar bagaimana praktik dari teori monitoring dan peringatan dini yang telah diajarkan di kelas. Dari pemaparan Pak Julianto dan Bu Naning, kami memahami pentingnya koordinasi serta komunikasi risiko dalam manajemen bencana, khususnya bagaimana menerjemahkan bahasa teknis agar mudah dipahami masyarakat sehingga peringatan dini dapat diterima dan dipatuhi,” ungkap Afni Ashrida salah satu peserta kegiatan field trip.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi sistem monitoring dan peringatan dini sebagai bagian penting dalam manajemen bencana. Selain memperkuat keterkaitan antara teori dan praktik, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama antara Program Studi Magister Manajemen Bencana SPs UGM dengan berbagai institusi kebencanaan sebagai sarana pembelajaran di luar kelas serta penguatan kompetensi calon profesional di bidang penanggulangan bencana.

Penulis: Siti Muyasaroh

Tags: gunung merapi manajemen bencana SDG 15: Ekosistem Daratan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur tanggap bencana

Recent Posts

  • Mahasiswa Prodi Magister Manajemen Bencana SPs UGM Pelajari Praktik Monitoring dan Peringatan Dini melalui Field Trip ke PUSDALOPS BPBD DIY dan BPPTKG
  • Sinergi Sains dan Seni: PSPSR SPs UGM Gelar Forum 35 Bahas Estetika Warna Nusantara di Era Modern
  • SPs UGM Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos
  • Kaji Problematika Ekologi Pesisir: Magister Ilmu Lingkungan SPs UGM Gelar KKL 2026 di Pati dan Rembang
  • SPs UGM dan Universitas Syiah Kuala Jajaki Kolaborasi Strategis dalam Pendidikan, Riset, dan Penguatan Perdamaian melalui Program Studi Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK)
Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274) 544975, 564239
Email : sps@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju