Yogyakarta, 28 Januari 2026 Persatuan Bulu Tangkis (PB) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) menggelar acara pelepasan purna tugas Sri Suharjo dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi, kebersamaan, dan kontribusi beliau selama menjadi bagian dari keluarga besar SPs UGM, khususnya dalam aktivitas olahraga bulu tangkis.
Acara pelepasan tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna. Selain dihadiri oleh anggota PB SPs UGM, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarsesama civitas akademika. Dalam kesempatan tersebut, PB SPs UGM menyerahkan kenang-kenangan kepada Sri Suharjo sebagai simbol penghargaan dan ungkapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan.
Penyerahan kenang-kenangan dilakukan secara langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama SPs UGM Prof. Dr. Ir. Widyanto Dwi Nugroho, S.Hut., M.Agr. Momen tersebut menjadi simbol transisi dari masa pengabdian menuju masa purna tugas, sekaligus penanda bahwa kebersamaan yang terbangun selama ini akan tetap menjadi bagian dari kenangan bersama.
Bapak Joko Waluyo perwakilan PB SPs UGM menyampaikan bahwa kehadiran Sri Suharjo selama ini tidak hanya memberi kontribusi dalam kegiatan olahraga, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kekeluargaan. Melalui lapangan bulu tangkis, terbangun interaksi yang hangat dan inklusif, menjadikan olahraga sebagai sarana menjaga kesehatan sekaligus memperkuat hubungan sosial di lingkungan SPs UGM.
Momen pelepasan ini menjadi pengingat bahwa lapangan olahraga bukan sekadar tempat beraktivitas fisik, melainkan ruang tumbuhnya nilai kebersamaan dan kenangan yang membekas. Keluarga besar PB SPs UGM menyampaikan doa dan harapan agar Sri Suharjo senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kelancaran dalam menjalani masa purna tugas bersama keluarga dan masyarakat. Kebersamaan yang telah terjalin diharapkan tetap terjaga, meskipun telah memasuki babak baru dalam perjalanan kehidupan.
Penulis: Arfikah Istari


