Magister Pengelolaan Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman memulai langkah strategis pemantauan potensi air tanah untuk penyediaan air bersih di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi respons ilmiah dan terukur terhadap tantangan ketersediaan air bersih di wilayah yang didominasi ekosistem lahan gambut tersebut. Sementara itu, kegiatan pemantauan di lapangan telah dilaksanakan pada 19-26 November 2025 lalu.
Kolaborasi strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Sekolah Pascasarjana UGM dengan melaksanakan kajian berdasarkan kerjasama resmi antar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Barat dan Magister Pengelolaan Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.
Tim akademisi UGM diketuai oleh Dr. Langgeng Wahyu Santosa, S.Si., M.Si. yang bertindak sebagai Tenaga Ahli Geomorfologi Lingkungan. Kegiatan juga melibatkan pakar geohidrologi, geologi struktur dan mineral, teknologi geomagnetik, serta ahli kependudukan dan sosial ekonomi.
Dalam laporan akhir kajian, Dr. Langgeng menegaskan bahwa air tanah merupakan salah satu sumber daya air yang paling vital dan potensial untuk menjawab kebutuhan air bersih jangka panjang. Di tengah tekanan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan keterbatasan sumber air permukaan yang berkualitas, pemahaman yang akurat tentang akuifer menjadi kunci bagi perencanaan penyediaan air bersih yang berkelanjutan.
Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kajian ini memberikan pijakan ilmiah untuk memperkuat kebijakan pengelolaan sumber daya air, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami kesulitan air bersih. Bagi masyarakat, hasil kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan akses terhadap air bersih yang memenuhi standar kesehatan, sekaligus menjadi momentum penguatan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air tanah secara bijaksana.
Kegiatan pemantauan potensi air tanah di Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui kolaborasi riset dan pengabdian lintas disiplin. Melalui sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah, UGM berupaya memastikan bahwa pendekatan ilmiah dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Penulis : Siti Muyasaroh





