Yogyakarta, 17 Oktober 2025 – Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan Kolokium Mahasiswa S2 pada Jumat, 17 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di ruang 201, 202, 207, dan 208, Gedung Sekolah Pascasarjana Unit 3 UGM.
Kolokium merupakan forum akademik rutin yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan gagasan awal penelitian tesis mereka. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan masukan konstruktif dari pembahas/narasumber dan fasilitator serta sesama mahasiswa, guna memperkuat rancangan konseptual dan metodologis penelitian yang akan dikembangkan lebih lanjut.
Acara dibuka dengan sesi registrasi dan morning coffee pada pukul 08.00–08.30 WIB di area selasar Gedung Pascasarjana, sebelum peserta dan narasumber menuju ruang masing-masing sesuai pembagian kluster. Dalam pelaksanaannya, kolokium dibagi ke dalam empat kluster yang dipimpin oleh para dosen pengampu Magister Kajian Budaya dan Media, yakni Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang, M.A., Budiawan, S.S., M.A., Ph.D., Dr. phil. Ramayda Akmal, S.S., M.A., dan Ratna Noviani, S.I.P., M.Si., Ph.D.
Setiap kluster didampingi fasilitator, antara lain Rizky Indra Dewangga, M.A., Adhani Juniasyaroh Emha, M.A., Laillia Dhiah Indriani, M.A., dan Elok Santi Jesica, M.A.. Selama sesi berlangsung, setiap mahasiswa diberi waktu 15 menit untuk memaparkan rencana penelitian, dilanjutkan 15 menit sesi diskusi dan tanggapan dari dosen serta peserta lainnya.
Kolokium tahun ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2024, dengan total dua puluh enam mahasiswa yang terbagi dalam empat kluster. Tema-tema yang diangkat menunjukkan keberagaman bidang kajian di Program Studi Kajian Budaya dan Media, mulai dari studi media digital, budaya populer, representasi gender, hingga politik identitas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan teori-teori kritis dengan konteks sosial-budaya Indonesia, serta memposisikan riset mereka dalam peta kajian budaya kontemporer.
Setelah seluruh sesi presentasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan siang bersama pada pukul 12.00–13.00 WIB di area selasar. Kolokium ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi mahasiswa Magister Kajian Budaya dan Media dalam proses penulisan tesis, serta memperkaya atmosfer akademik yang inklusif dan produktif di Sekolah Pascasarjana UGM.
Penulis: Khoirul Mujazanah

