Yogyakarta, 19 September 2025 – Menjawab tantangan pariwisata yang semakin dinamis, Program Studi Magister dan Doktor Kajian Pariwisata, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), sukses menggelar acara “Temu Alumni 2025” pada Sabtu, 13 September 2025. Bertempat di Auditorium Lantai 5 Sekolah Pascasarjana UGM, acara ini mengusung tema besar “Sinergi untuk Negeri” sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan dan membangun kolaborasi strategis demi masa depan pariwisata Indonesia.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri alumni lintas angkatan, mahasiswa aktif, serta para dosen. Suasana haru dan hangat begitu terasa saat para alumni, yang kini tersebar sebagai akademisi, praktisi, hingga birokrat di berbagai penjuru negeri, kembali berkumpul untuk “Mengikat Kenangan, Merajut Persaudaraan.”
Ketua Program Studi Magister Pariwisata UGM dalam sambutannya menyatakan bahwa sinergi alumni adalah kekuatan utama dalam menghadapi kompleksitas pariwisata modern. “Di tengah tantangan pariwisata yang semakin kompleks, kolaborasi antara para alumni yang telah menjadi pakar di bidangnya masing-masing adalah sebuah keniscayaan. Acara ini bukan sekadar nostalgia, tetapi titik awal untuk membangun sinergi yang lebih solid bagi kemajuan pariwisata Indonesia,” ujarnya.
Puncak acara diisi dengan Sarasehan (diskusi) yang menghadirkan tiga narasumber ahli yang juga merupakan figur sentral dalam sejarah Kajian Pariwisata UGM. Para narasumber tersebut adalah:
- Dr. Ir. Chafid Fandeli, M.Si. (Dosen Prodi MKP UGM)
- Dr. M. Baiquni, M.A. (Ketua Dewan Guru Besar UGM dan Dosen)
Diskusi yang dipandu oleh moderator Desti Sarah Sagita (Alumni MKP 2020) ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari refleksi keilmuan hingga proyeksi peran alumni dalam pembangunan pariwisata nasional yang tangguh, inklusif, dan berdaulat. Para peserta tampak antusias terlibat dalam sesi tanya jawab, berbagi pengalaman, dan gagasan segar.
Selain sesi diskusi, Temu Alumni 2025 juga menjadi saksi dari beberapa momen penting, di antaranya peresmian Ikatan Alumni Kajian Pariwisata dan pemberian penghargaan kepada para dosen senior sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Setelah sesi formal di auditorium, acara dilanjutkan dengan suasana yang lebih akrab di selasar Sekolah Pascasarjana. Berbagai kegiatan non-formal seperti open mic, penampilan musik dari tiap angkatan, hingga permainan tukar kado berhasil mencairkan suasana dan mempererat ikatan emosional antar-alumni.
Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi untuk terbangunnya relasi yang lebih kolaboratif, membuka berbagai peluang strategis, dan memperkuat kontribusi keilmuan Kajian Pariwisata UGM untuk Indonesia.
Penulis : Berlian Belasuni



