
Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berkomitmen untuk melakukan transformasi proses bisnis, salah satunya pada bidang penelitian. Sistem yang ada saat ini belum sepenuhnya optimal dalam pengelolaan data penelitian, sehingga perlu dilakukan upgrade untuk memenuhi kebutuhan penggunanya, termasuk dosen dan sivitas akademika UGM. Transformasi ini juga merupakan upaya dalam pemanfaatan teknologi yang semakin berkembang di bidang pendidikan serta penguatan kemitraan global.
“Tahun ini kita mencoba membuat sistem proses bisnis penelitian yang lebih terintegrasi dan membuat bekerja semakin nyaman. Pengembangan ini merupakan mandat dari UGM agar kita bisa menciptakan layanan digital yang memproduksi kebermanfaatan”, ujar Direktur Penelitian, Prof. Dr. Mirwan Ushada, STP. M.App.Life.Sc. dalam sambutannya pada Workshop Transformasi Proses Bisnis Pengelolaan Penelitian Integratif Seri 2, Rabu (26/02) di Ruang Multimedia I, Kantor Pusat UGM Lantai 3 Sayap Utara.
Workshop ini ditujukan kepada Dekan dan Wakil Dekan yang membidangi Penelitian dari semua unit kerja di UGM. Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan diwakili oleh Kepala Kantor Administrasi serta dosen dan staf dari Unit Penelitian dan Publikasi.
Pada kesempatan berbeda, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama SPs UGM, Prof. Dr. Widyanto Dwi Nugroho, S.Hut., M.Agr., mengatakan, “Tahun ini untuk pertama kalinya SPs UGM menyelenggarakan kegiatan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis sistem yang sudah dikembangkan UGM yaitu SIMASTER. Apabila UGM akan mengembangkan sistem baru, harapannya pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat semakin mudah dan fiturnya lebih fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Fakultas/Sekolah”.
Ketua Biro Transformasi Digital, Dr. Mardhani Riasetiawan, SE., Ak., M.T., bertindak sebagai narasumber pada kegiatan workshop. Selama setahun terakhir, Dr. Mardhani dan tim dari Biro Transformasi Digital diberi amanah dalam membuat konsep serta menciptakan sistem pengelolaan penelitian baru yang lebih terintegrasi. Pada workshop ini, Dr. Mardhani menjelaskan proses bisnis yang akan dibangun pada sistem baru agar peserta turut melakukan kurasi, apa saja kebutuhan tambahan yang diperlukan maupun fitur-fitur yang perlu dihapus. Masukan dari peserta workshop ini akan digunakan sebagai acuan Dr. Mardhani bersama tim untuk menyelesaikan sistem yang sedang dibangun.
Penulis: Asti Rahmaningrum